Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Saham Mayoritas Dijual, Pemegang Minoritas Saham Persis Solo Tempuh Jalur Hukum

SOLO CAKRAWALA.CO,-Permasalahan di tubuh klub Liga 2 Persis Solo, semakin Rumit,Setelah saham mayoritas pengelola, PT Persis Solo Saestu (PSS) yang dimiliki PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) dijual ke Vijaya Fitriyasa, kini giliran 26 klub internal selaku pemegang 10 persen saham akan melayangkan gugatan kepada pengelola klub.

 

Salah satu pengelola klub, Heri Gogor yang juga Juru bicara 26 klub internal,saat menggear jumpa pers di Balai Persis, Solo, Kamis (3/10/19) menilai, penjualan saham 70% kepada pengusaha migas asal Jakarta Vijaya Fitriyasa tersebut cacat hokum alias tidak sah. Pasalnya penjualan tidak melibatkan para klub anggota yang memiliki saham 10 persen. Penjualan saham oleh Sigid Haryo Wibisono, bos PT SPN tersebut juga tidak melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa.

 

“Tadi malam 26 klub anggota yang punya Persis Solo menggelar rapat, mensomasi pada pengelola (PT SPN) yang telah menjual saham Persis ke pihak lain. Kami ini pemilik Persis meskipun saham kami kecil. Tapi mengapa tidak pernah dilibatkan, tidak pernah ada RUPS. Tapi tiba-tiba pemilik Persis sudah berganti. Kami akan menempuh jalur hukum,” ungkap Heri,

 

Heri juga mengaku telah menyiapkan kuasa hukum. Somasi dan langkah hukum, dikatakannya, akan dilakukan dalam waktu dekat ini.”Kalau somasi tidak ada tanggapan, kita akan lakukan langkah hukum, sudah kita siapkan pengacara dari Solo. Pecinta sepakbola juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator klub internal Persis Solo, Agus Parno menambahkan, penjualan saham Persis Solo tersebut cacat prosedural. Dengan 70% saham tersebut Vijaya mengklaim telah mempunyai hak pengelolaan Persis Solo. Agus menjelaskan, pada awalnya kepemilikan 75% saham oleh PT SPN berdasarkan akta nomor 64 tertanggal 27 Juli 2016 tentang Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT PSS. Namun setelah RUPS Oktober 2016, saham tersebut bertambah menjadi 90 persen.

“Memang PT SPN yang mempunyai saham mayoritas memiliki hak melakukan pemindahan atau penjualan saham ke perorangan atau badan hukum lainnya. Tetapi dalam penjualan saham harus mengikuti aturan yang ada dalam PT,” jelasnya.

Menurut Agus, Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 tentang PT serta perjanjian lain menyebutkan bahwa penjual saham harus mendapatkan persetujuan oleh semua pihak,tambahnya.

Seperti diketahui, perusahaan yang mengelola Persis yakni PT Persis Solo Saestu (PSS), 90 persen sahamnya dimiliki oleh Sigid Haryo Wibisono dengan perusahaan bernama PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) Eric Thohir sendiri juga dikabarkan mempunyai niat untuk mengakusisi Persis,bahkan beberapa waktu laluEric juga sudah ada penjajagan ke klub yang berlaga di Liga 2 tersebut…(AgB)

 

 

%d bloggers like this: