Cakrawala News
Portal Berita Online

Rumah Dinas Zumi Zola Digeledah

5

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- KPK menggeledah rumah dinas Gubernur Jambi, Zumi Zola. Penggeledahan diduga terkait pengembangan kasus dana APBD Jambi yang menjerat beberapa pejabat dan anggota DPRD Jambi.

Selama hampir enam jam Rabu (31/1/2018) penyidik KPK menggeledah rumah dinas Zumi Zola. Penggeledahan dilakukan tertutup dan dikawal ketat anggota kepolisian bersenjata lengkap.

Mobil pribadi dan kendaraan dinas gubernur yang terparkir di halaman rumah juga tidak luput dari penggeledahan.

ads bukopin

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, dari penggeledahan ini ada perkembangan signifikan dalam kasus ini.  Namun ia belum bersedia menyebut  apa yang dimaksud.

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya pernah mengungkapkan akan menelusuri keterlibatan Gubernur Jambi Zumi Zola. Apakah kasus ini ada perintah gubernur atau tidak.

Kasus suap yang terjadi di Jambi terjadi antara eksekutif dan legislatif. Pihak eksekutif selaku yang diduga sebagai pemberi suap dalam kasus ini adalah Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Asisten Daerah III Provinsi Jambi Saipudin, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Arfan.

Sementara satu tersangka penerima suap adalah Supriono selaku anggota DPRD Jambi.

Uang Rp 4,7 miliar yang ditemukan KPK dalam operasi tangkap tangan diduga terkait pembahasan R-APBD Provinsi Jambi 2018. Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, uang diberikan agar anggota DPRD bersedia menghadiri rapat pembahasan R-APBD.

Menurut KPK, pihak eksekutif berkepentingan agar anggaran yang diajukan Pemprov Jambi disetujui DPRD Jambi. Menurut KPK, uang suap disiapkan untuk semua fraksi di DPRD Jambi.

Diduga, sejumlah anggota DPRD berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan R-APBD karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov Jambi. Adapun jaminan yang dimaksud adalah uang suap atau yang sering disebut sebagai “uang ketok”. (lip6/kompas.com/fur)

 

Comments are closed.