Cakrawala News
Portal Berita Online

Ruang Isolasi Full, Pasien Positif Covid-19 di RSUD Sidoarjo Melonjak

0 146

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – RSUD Sidoarjo hingga hari ini Senin, 18 Mei 2020 mengalami lonjakan pasien positif covid-19. Dari kapasitas 121 bed terisi penuh.

“Dari kapasitas ruang isolasi yang kita miliki 121 bed full isinya, bahkan tambah 122, namun satu pasien masih tertahan di IGD belum bisa masuk ke ruangan. Sabtu kita pulangkan 7 pasien, besoknya hari Minggu masuk lagi pasien baru dikirim dari puskesmas dan rumah sakit lain,” Ujar Direktur RSUD Sidoarjo dr. Atok Irawan.

Diakui dr Atok, saat dikonfirmasi selain RSUD Sidoarjo ada 8 rumah sakit swasta lainya di Sidoarjo lainya secara khusus menangani pasien corona. “RSUD Sidoarjo paling banyak merawat pasien covid-19, lalu tersebar di rumah sakit swasta lainya,” Tambah dr Atok.

Dengan meningkatnya jumlah pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit pemerintah ini, secara otomatis kebutuhan akan Alat Pelindung Diri (APD) diperkirakan
hanya cukup dalam satu bulan kedepan.

“Insakallah dalam satu bulan kedepan masih cukup kebutuhan APD. Yang paling dibutuhkan masker N95. Kita uang ada mau beli kesulitan karena barangnya langkah,” Ungkap dr Atok.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Kabupaten Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 Miliar untuk menyewa Hotel Aston sebagai lokasi isolasi bagi pengidap virus corona yang terkategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Kepastian ini disampaikan anggota Panitia Kerja (Panja) DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso yang dihubungi awak media.

‘’Program dan anggarannya sudah kami setujui karena kami memang mengusulkan pada Pemkab untuk mencari ruang isolasi,’’ katanya.

Dijelaskannya, pihaknya memang pernah mengusulkan pada tim Gugus Tugas untuk menyiapkan shelter bagi warga kota delta yang terindikasi tertular virus corona setelah terdeteksi reaktif melalui rapid test. Selain itu juga menyiapkan untuk isolasi OTG yang berlangsung selama 14 hari.

‘’Berikutnya ada usulan dari Dinkes (Dinas Kesehatan-red), tempat itu juga dipakai sebagai ruang isolasi bagi tenaga medis yang  menangani pasien positif karena ada indikasi mereka dikuculkan warga sekitar tempat tinggalnya karena pekerjaannya tersebut,” imbuh politisi asal PAN tersebut. (Rizal/Win)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: