Cakrawala News
Portal Berita Online

Ritual Adat Labuhan Parang Kusumo Keraton Kasunanan Surakarta,Menjelang Sura

0 189

 

YOGYAKARTA CAKRAWALA.CO,-Malam satu sura dalam kalender Jawa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tahun Baru Islam 1441 Hijriah atau 1 Muharam. jatuh pada hari kamis (20/ 08/20)mendatang. Sesuai dengan tradisi turun temurun menjelang sura, banyak kegiatan adat yang digelar Kraton Kasunanan Surakarta, salah satunya Labuhan (Larungan) di pantai Parang Kusumo, Yogyakarta.

 

Upacara Labuhan di pantai Parang Kusumo, Yogyakarta. Pada,rabu (12/08/20), hari ini tadi,dipimpin oleh Ketua lembaga dewan adat  (LDA) Kraton Surakarta Hadiningrat sekaligus putri PB XII Dra. GKR. Wandansari Koes Moertiyah.Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya,karena masa Pandemi Covid-19,Upacara Labuhan digelar dengan tidak melibatkan banyak abdi dale, dan sesuai protokol kesehatan.

ads bukopin

Gusti Wandansari, menjelaskan,Tradisi Labuhan atau larungan Kraton Surakarta hari ini, melabuh langse Sinuhun Amangkurat Agung (1645-1677). Makamnya sendiri ada di wilayah Slawi,  Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Dimana setiap tahun LDA menggelar upacara adat ”larab langse” atau ganti selambu makam penerus Dinasti Mataram setelah Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma (1613-1645). Dan selambu yang lama kemudian dilabuhkan.

“Tutup kelambu harus dilabuh, karena aturan turun-temurun sejak beliau (Amangkurat) dimakamkan di sana, setiap tahunnya di bulan Sura ada jamasan makam dan diganti selambunya,” papar Gusti Wandansari.
Ditambahkan Gusti Wandansari, dalam adat Keraton, kelambu yang sudah digunakan akan dilabuh di Parangkusumo. Rencananya di tanggal 25 Sura (bukan Jawa) akan mengganti langse di Tegal Arum.

Kraton Surakarta sendiri mempunyai kepercayaan yang sudah ditetapkan oleh leluhur sebagai pendiri Keraton Mataram bahwa apa saja yang sudah tidak dipakai di Kraton Surakarta akan dilabuh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.