Cakrawala News
Portal Berita Online

Revitalisasi Pesanggrahan Langenharjo Diawali Syukuran Dan Doa Bersama

0 72

 

SUKOHARJO CAKRAWALA.CO,-Prosesi syukuran dan doa bersama mengawali pemugaran Pesanggrahan Langenharjo di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2020).Prosesi dilakukan agar pemugaran petilasan peninggalan Keraton Surakarta.yang dibuat tahun 1870 Masehi.tersebut berjalan lancar.

 

Puluhan abdi dalem, sentono dalem dan masyarakat pencinta budaya menggelar acara doa bersama slametan dalam rangka pembukaan atau wiwitan revitalisasi Pesanggrahan Langenharjo yang terletak di tepi Sungai Bengawan Solo,di Kampung Langenarjan, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.Acara Syukuran dan doa bersama dengan aneka sesaji dengan di doakan oleh ulama kraton surakarta hadiningrat. yang dipimpin oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Sekar Kencono yang diikuti oleh puluhan sentono, abdi dalem dan masyarakat pecinta budaya tersebut berlangsung dengan khidmat.

ads bukopin

Pesanggrahan Langenharjo sendiri, menjadi salah satu tempat rekreasi bagi keluarga istana Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Pesanggrahan Langenharjo dianggap tempat sakral dimana di tempat ini digunakan untuk meditasi.

Pembangunan Pesanggrahan Langenharjo dimulai pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono IX (1861-1893), tepatnya pada tahun 1870 M, dan selesai dibangun pada era kepemimpinan Sri Susuhunan Pakubuwono X (1893-1939), yakni tanggal 15 Juli 1931. Data ini didapat dari keterangan yang tercantum di Pesanggrahan Langenharjo di mana di situ tertulis “PB X 15-7-1931”.

Pengageng Kraton Surakarta Hadiningrat GKR Sekar Kencono yang merupakan putri PB XII sekaligus adik kandung PB XIII menjelaskan bahwa acara slametan doa bersama wiwitan revitalisasi tahap awal Pesanggrahan Langenharjo yang rencananya memakan waktu sekitar kurang lebih enam bulan tersebut dimulai dari pembenahan pagar, penggantian sirap, usuk, reng, talang, soko yang gapuk, beberapa tembok yang rubuh karena termakan usia”jelasnya

Sedangkan biaya revitalisasi ini di dapatkan dari sumbangan masyarakat pecinta budaya dengan niatan melestarikan bangunan cagar budaya yang memiliki nilai historis yang tinggi ini tetap lestari,”Papar Gusti Sekar.

 

Sementara itu,Juru Pelihara (Jupel) petugas BPCB yang di diperbantukan di Pesanggrahan Langenharjo menyampaikan,” kalau dari BPCB tugas kami dalam hanyalah mengawasi saja pembanguan revitalisasi,menjaga agar sestuai dengan standar yang sesui dengan yang dltelah dintetapkan oleh BPCB dan pengawasan agar tidak merubah bentuk, warna, maupun letak dansebagainya ,agar tetap sama dengan banguanan aslinya,”ungkapnya.

BRM.Parikesit SR menambahkan,pihaknya sangat mendukung adanya revitalisasi pesanggrahan langenharjo kerana memang sudah banyak sekali yang rusak. Kalau di biarkan terus menerus tak terurus, lantaran minimnya bantuan Pemerintah.Akan menjadi kerugian besar bagi bangsa indonesia dan generasi peneris kita nanti. Pasalnya ini bangunan yang sudah di tetapkan sebagai bangunan cagar budaya yang memiliki history yang sangat luar biasa terutama bagi Keraton Surakarta dan masyarakat Surakarta sekitarnya.(AgB)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.