Cakrawala News
Portal Berita Online

Resmi Dilounching Kereta Uap Kuno D1410 Djoko Kendhil,Primadona Wisata Baru Di Solo

0 97

SOLO CAKRAWALA.CO,-Pemerintah Kota Solo bersama PT Kereta Api Indonesia minggu(16/02/20) pagi melounching Kereta Uap wisata di depan Loji Gandrung, Lokomotif Uap D1410 Dan dua gerbong Djoko Kendhil buatan Jerman tahun 1921 yang merupakan satu satunya di Dunia yang masih beroprasi tersebut diharapkan menarik banyak wisatawan ke kota Solo.

 

Lounching Kereta Api Uap Uap D1410  dan dua gerbong Djoko Kendhil, berlangsung di depan rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, dengan dihadiri langsung Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro.Bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor,Car Free Day Jalan Slamet Riyadi.Warga masyarakat kota Solo pun memadati lokasi peluncuran Kereta Api Kuno tersebut.

Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo bersama Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro secara symbolis melounching Kereta Uap D1410 dengan pemotongan bunga dan pemecahan kendi.Usai melaunching Wakil Wali Kota Solo dan Direktur Utama PT KAI bersama sejumlah staf dan awak media mencoba menaiki lokomotif uap dan dua gerbong Djoko Kendil menuju Stasiun Kota Solo,Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon.

Lokomotif uap kuno berkecepatan maksimal 45 kilometer per jam tersebut berjalan lamban menyusuri sepanjang Jalan Slamet Riyadi di arena Car Free Day

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menjelaskan, Kereta Api Uap baru untuk wisata dengan nama KA Djoko Kendil. Kereta Nomor seri asli SS9000 menjadi KA uap kedua yang dioperasikan PT KAI dan dikelola Pemkot Solo setelah KA Jaladara.“Ini sebagai bukti kesetian kami untuk memperbaiki kereta zaman dulu. Ini (KA Djoko Kendil) sudah berusia 99 tahun,” ujar Ibarat orang, lanjut Edi, KA Djoko Kendil ini sudah berusia 99 tahun ini tentunya sudah langka. Meskipun sudah langka dan tua, KA Djoko Kendil dengan panjang 20 Meter ini bisa dihidupkan kembali berkat para pensiunan PT KAI yang konsen dengan kereta lama. Masih ada belasan kereta uap yang sebenarnya lokomotifnya disimpan di Ambawara nanti coba kita hidupkan,” kata Edi.

Lokomotif yang berubah menjadi D1410 ini merupakan satu-satunya kereta uap tua yang sudah tidak ada lagi didunia. KA Djoko Kendil bisa menjadi kereta wisata di Solo.

“Kami informasikan bagi wisatawan asing bisa memanfaatkan KA Djoko Kendil sebagai wisata sejarah,” kata dia.

Disinggung terkait biaya operasional, Edi menegaskan akan ditanggung Pemkot dan PT KAI seperti perawatan KA Jaladara.“Kami akan bekerja sasama (Pemkot Solo) dan saling membantu terkait operasional. Yang terpenting kereta bisa jalan,” kata dia.

Lokomotif D1410 sebelumnya menjadi koleksi di Museum Transportasi TMII, Jakarta. Pada 2016 lalu, Jokowi yang menjabat sebagai Wali Kota Solo memintanya dikirimkan ke Solo untuk difungsikan sebagai kereta wisata.

Sementara itu, Wakil Walikota Solo,Achmad Purnomo mengatakan, hibah lokomotif kuno tersebut melengkapi koleksi kereta uap yang dikelola Pemkot Solo dengan Sepur Kluthuk Jaladara. Ia berharap lokomotif tersebut dapat meningkatkan daya tarik wisatawan ke Solo.”Rutenya untuk melayani perjalanan di area Solo, Sukoharjo, hingga Wonogiri. Kami rumuskan rutenya nanti tergantung permintaan,” ungkap Purnomo…(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.