Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Residivis Spesialis Curat Pembobol Gudang PT K33 Madiun Tertangkap, Dua Tersangka Adalah Bapak dan Anak

0 418

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Residivis pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), di gudang kantor PT K33 Madiun, di Jalan Raya Solo Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada 23 Juni 2020 lalu, akhirnya tertangkap.

Empat dari lima tersangka yang tertangkap adalah, Heri Setiono (57) warga Desa Kerten, Kecamatan Laweyan, Kabupaten Solo, Jawa Tengah dan Asih Wiyono (50) warga Purworejo Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing pada 25 Juli 2020 sekira pukul 18.00 WIB. Kini keduanya diamankan di Polres Madiun Kota.

Kemudian dua tersangka lain, yakni Sidik Maulana (26) warga Kecamatan/Kota Wonogiri, Jawa Tengah dan Riyanto (31) warga Tambakremang, Kecamatan Cirimarto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Keduanya kini ditangani tim penyidik Satreskrim Polres Magetan. Sedangkan satu tersangka hingga saat ini masih buron.

Kapolres Madiun Kota AKBP R Bobby Aria Prakasa didampingi Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Fatah Meilana, saat pers rilis kasus curat, Selasa 28 Juli 2020

Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa mengatakan, tersangka melancarkan aksinya dengan cara menjebol dinding sebagai jalan masuk manuju ke dalam gudang kantor. Kemudian mencongkel lemari penyimpanan uang (brankas) dengan menggunakan linggis dan peralatan lain, seperti kunci inggris, gergaji dan tang kemudian mengambil uang yang ada di dalam brankas dan barang-barang lainya yang disimpan di laci meja kerja.

“Para tersangka ini masuk dengan menjebol tembok, kemudian membobol brankas menggunakan linggis dan mengambil uang senilai 120 juta rupiah di dalamnya. Tidak puas dengan itu, para tersangka ini juga menggasak 7 unit Handphone dan kamera CCTV yang terpasang di gudang kantor tersebut,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana menjelaskan, berangkat dari laporan pada 24 Juni 2020, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan. Ia mengungkapkan, para tersangka yang pernah tertangkap atas kasus yang sama pada tahun 2015 di wilayah Jawa Tengah ini merupakan satu komplotan. Bahkan, tersangka Sidik Maulana merupakan anak kandung dari tersangka Heri Setiono.

Sebelum akhirnya mereka ditangkap petugas, pada 12 Juli 2020 para tersangka ini juga melakukan aksi pencurian di minimarket Alfamart Jalan Hasanudin, Kelurahan Selosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan dengan modus yang sama yakni menjebol dinding. Bahkan mereka hanya butuh waktu 10 menit dalam setiap melancarkan aksinya.

“Sebelum beraksi, para tersangka ini lebih dulu melakukan pemantuan di lokasi yang akan dijadikan sasaran. Mereka tergolong profesional, karena hanya butuh waktu 10 menit untuk mengeksekusi sasaran,” kata AKP Fatah.

Dari tangan tersangka petugas menyita alat bukti berupa satu unit brankas, linggis, kunci inggris, tang, gergaji dan obeng. Selain itu, polisi juga mengamankan 7 unit handphone merk zenfone dan samsung serta sepeda motor merk Yamaha jenis Soul nopol AD 4742 QR. Atas perbuatannya, para tersangka bakal dijerat dengan pasal 364, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: