Cakrawala News
Portal Berita Online

Rekonstruksi Pembunuhan di Baki Rencananya Di Gelar Di Mapolres Sukoharjo

0 200

 

SUKOHARJO CAKRAWALA.CO,-Rekontruksi pembunuhan empat orang sekeluarga di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo,Jawa Tengah. Menurut rencana akan dilangsungkan besok kamis(27/08/20) Polisi menyebut reka ulang kejadian pembunuhan tersebut tidak digelar di rumah korban dan akan dilakukan di Mapolrs Sukoharjo.

 

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan,”rekonstruksi akan digelar di Mapolres Sukoharjo. Alasannya, rumah korban di Dukuh Slemben, Desa Duwet, Baki, Sukoharjo tidak memungkinkan sebagai lokasi rekonstruksi.”Rekonstruksi di Polres (Sukoharjo). Kayaknya tidak memungkinkan di sini,warganya tampak masih…” kata Kapolres usai membuka garis polisi di rumah korban, Rabu (26/08/20). Hal ini juga mempertimbangkan kerumunan warga yang ingin menyaksikan rekonstruksi tersebut. Terlebih saat kegiatan pembukaan garis polisi di rumah korban pagi tadi juga dihadiri banyak warga.

ads bukopin

Kapolres menambahkan, pelaku Henry yang membunuh empat orang sekeluarga di Sukoharjo telah menjalani tes kejiwaan. “Sehat wal afiat, tidak ada kelainan. Pelaku sadar betul melakukan tindak pidana ini, “Tidak ada konsumsi alkohol. Sudah kita cek,” terang Bambang. Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas ditemui di rumah korban Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, rabu siang.

Sementara itu, Ratusan warga masyarakat sekitar mengira kegiatan hari ini akan mendatangkan pelaku, sehingga mereka ingin menyaksikan. Sejumlah warga tampak membawa poster bertuliskan harapannya agar pelaku dihukum mati.

Rekonstruksi  nantinya akan menggambarkan kronologis peristiwa sebelum pembunuhan hingga sesudah pembunuhan. Akan diketahui pula bagaimana cara pelaku mengambil dua kendaraan korban.

Seperti diketahui,peristiwa pembunuhan yang menewaskan satu keluarga suranto (42) selaku kepala keluarga,istrinya sri handayani (36),dan kedua anaknya rafael (9) dan dinar (5)terjadi pada rabu (19/08/20) dini hari. namun korban baru ditemukan tewas pada jumat (21/08/20) malam.Polisi kemudian menangkap pelaku bernama Henry Taryatmo (41) di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian pada sabtu (22/08/20) dini hari.(AgB)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.