Cakrawala News
Portal Berita Online

Rekonstruksi Kasus KDRT di Tulungagung Sebabkan Korban Meninggal, Pelaku Peragakan 32 Adegan

0 143

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Satreskrim Polres Tulungagung menggelar rekonstruksi kasus KDRT yang menyebabkan korban meninggal dunia di Dusun Krajan, Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Selasa (19/4/2022) pagi.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia P, SIK, MH, M.Si melalui Kasi Humas Iptu Anshori, SH mengatakan, Satreskrim menggelar rekonstruksi kasus KDRT yang menyebabkan korban meninggal dunia. Keterangan ini disampaikan pada Selasa pagi di halaman Masjid Al-Hafidz Polres Tulungagung.

“Petugas mencatat ada sekitar 32 adegan yang diperagakan tersangka mulai dari awal sampai korban dan tersangka dipisah oleh saksi,” ujarnya.

Menurut Kasi Humas, tidak ada fakta baru yang ditemukan dalam proses rekonstruksi ini, semua yang diperagakan sesuai dengan Berkas Acara Pemeriksaan.

“Penyebab meninggalnya korban diperkirakan adegan 9 sampai 11 dalam rekontruksi yang dikuatkan juga dengan hasil otopsi korban meninggal akibat pendarahan pada otak,” sambungnya.

Setelah ini pihak penyidik akan berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri Tulungagung agar berkas kasusnya bisa segera lengkap dan bisa disidangkan.

Sebelumnya, kejadian penganiayaan yang dialami korban R oleh pelaku penganiayaan berinisial T yang tidak lain adalah suami korban. T mendatangi rumah korban untuk meminta tanda tangan surat persetujuan terkait pembagian tanah tersebut pada Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 19.30 WIB. Namun korban enggan untuk menandatangani surat persetujuan tersebut sehingga terjadi percekcokan diantara keduanya.

Karena amarah yang tidak terkendali, T menarik korban hingga teras rumah, karena tarikan pelaku, korban yang terjatuh dengan posisi miring, hingga kepalanya membentur lantai. Akibat kejadian tersebut, akhirnya korban meninggal dunia di lokasi. (ANS71 – Restu/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.