Cakrawala News
Portal Berita Online

Rekomendasi Perijinan Boarding School Disebut Palsu, Plt Kadisdikbud Cianjur Akan Dilaporkan

0 209

CIANJUR-CAKRAWALA.CO- Polemik pendirian Boarding School SMP AL-Azizah di Kampung Pagelaran, Desa Sukaluyu, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berbuntut  panjang, setelah adanya Nota Komisi A DPRD Cianjur yang keberatan berdirinya sekolah tersebut.

Namun, kini menyusul adanya pernyataan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur menyebutkan, surat rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Perijinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu dinilai palsu yang mengakibatkan proses ijin sekolah tersebut terkendala.

Surat Rekomenadasi yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur

Menanggapi hal itu, Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur melalui Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan, Ayi Reza Addairobi mengaku, bahwa rekomendasi palsu dirinya ketahui dari informasi Plt Kepala Disdikbud Cianjur, Himam Haris.

“Informasi tentang rekomendasi tersebut palsu, itu disampaikan oleh Pak Himam Haris kepada saya melalui aplikasi pesan sambungan whatsAp pada hari Sabtu (22/05/2021),” kata Ayi Reza addairobi.

Robi mengatakan, rekomendasi pengajuan izin pendirian sekolah diyakininya sudah lengkap setelah menempuh beberapa tahapan proses persyaratan yang diminta DPMPTSP.

“Jadi saat itu sudah lengkap semua persyaratan yang diminta,” Jelasnya.

Jeje Arapat : Kami sangat dirugikan

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah Al-Azizah,Jeje Arapat mengungkapkan, pihaknya sangat dirugikan dengan pernyataan tersebut, bahkan surat itu sudah absah apabila mengikuti kode etik administrasi.

“Surat ini sudah tercatat juga dengan adanya nomor yang dikeluarkan oleh dinas,” ungkap Jeje kepada wartawan, Rabu (26/5/2021).

Prasetyo : Laporkan saja ke Pihak berwajib

Ditempat terpisah Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Cianjur, Prasetyo Harsanto menegaskan, bila memang ini bener bener pemalsuan harus diperiksa secara menyeluruh.

“Siapa pelakunya, fraksi Partai Gerindra sangat prihatin, mengingat Dinas Pendidikan adalah Dinas yang mengelola kurang lebih 25 persen pengelola APBD Kabupaten Cianjur,” tegasnya.

Prasetyo menegaskan, fraksinya yang menerima laporan adanya dugaan penjegalan pendirian sekolah itu hingga terjadi adanya pengakuan rekomendasi perizinan palsu dari Plt Kepala Disdikbud Cianjur, bila hal itu terbukti adanya pemalsuan tentunya harus dilaporkan ke pihak berwajib.

“Kalau terbukti adanya pemalsuan tentunya harus dilaporkan, pihak yang berwajib harus turun untuk menyelidiki adanya pemalsuan tersebut,” tandasnya*** (nn)

Editor : d_hen

Leave A Reply

Your email address will not be published.