Cakrawala News
Portal Berita Online

Rayakan Imlek, Warga Tionghoa Di Tanjungpinang Kena “Razia”

0 16

TANJUNGPINANG, CAKRAWALA.CO – Anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang menggelar razia saat warga etnis Tionghoa menyambut perayaan Imlek tahun 2022.

Namun, target razia bukanlah pengendara roda dua dan roda empat. Melainkan warga Tionghoa yang tengah menyambut Imlek tahun ini.

Mau tahu aksi Bripka Zulhamsyah Putra yang berjuang melaksanakan kegiatan sosialnya dalam satu tahun terkahir ini. Yuk simak!

Senin (31/01/2022) walaupun diterik panasnya matahari Bripka Zulham kembali melaksanakan razia di wilayah senggarang, kampung bugis dan Tanjungpinang Kota, kali ini Bripka Zulham membawa Minuman, Beras dan bingkisan Kue untuk warga Thionghoa yang merayakan Imlek.

“Ya, Paket Bantuan Kali ini untuk saudara-saudara kita yang merayakan Imlek, saya menghubungi RT setempat untuk mendata Warga Thionghoa yang Lansia, Janda dan yang membutuhkan bantuan, alhamdulillah titipan Rezeki 27 paket dari orang – orang baik ini dapat kita salurkan semuanya,” ujar Bripka Zulham.

Bripka Zulham juga menambahkan, alasan razia perut lapar atau disingkat RPL ini membagikan paket dan bingkisan untuk warga Thionghoa yang merayakan Imlek.

Bahkan, Bripka Zulham juga menerangkan semua perayaan keagamaan dari tahun 2021 pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri, RPL juga membagikan 150 an paket bingkisan kue dan minuman kepada warga yang membutuhkan saat terdampak Covid.

“Begitu juga pada saat menjelang Natal, RPL juga membagikan 70an paket sembako, makanan kepada Saudara kita di Panti jompo dan Gereja di Kota Tanjungpinang, kini giliran saudara kita Thionghoa yang merayakan Imlek kami Razia,” tuturnya.

Sementara, salah seorang warga Senggarang, Meling menyatakan apresiasi terhadap aksi sosial tersebut.

Kata Meling, dalam kondisi pasca pandemi ini, perkenomian setempat anjlok.

“Terimakasih kepada bapak Polisi Polres Tanjungpinang, yang peduli terhadap warga saya yang membutuhkan bantuan, semoga kebaikan bapak di balas berkali-kali lipat,” ucapnya.

Lebih lanjut, sebut Bripka Zulhamsyah, mobil RPL rusak di bengkel dalam satu bulan terakhir ini dan kegiatan razia perut lapar tetap di lakukan dengan Motor Trail Polantas maupun berjalan kaki menyusuri kampung – kampung yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Tanpa dukungan dan seizin dari pimpinan saya, bapak Kapolda Kepri dan Bapak Kapolres Tanjungpinang, kegiatan ini tidak akan bisa berjalan setiap hari. Dan saya mengucapkan terima kasih sekali kepada semua orang baik yang selalu membantu dan menitipkan rezeki dalam Kegiatan Razia Perut Lapar ini,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando mengatakan kegiatan Bripka Zulhamsyah adalah salah satu kegiatan yang sangat mulia yang patut menjadi contoh untuk perduli terhadap sesama.

“Semoga ini menjadi cermin bagi kita, bahwa kebaikan adalah bahasa yang bisa dimengerti oleh siapapun tanpa harus bersusah payah untuk menterjemahkannya,” terang Kapolres.(*/Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.