Cakrawala News
Portal Berita Online

Ratusan Siswa SD IT Nur Hidayah Solo Doa Bersama Untuk Korban Gempa Dan BalitaTertimpa Pohon

Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar SD Islam Terpadu Nur Hidayah Solo,Jawa Tengah.selasa(23/7/19)pagi saat menggelar doa bersama,di halaman sekolah mereka,selasa(23/7/19)..foto AgB

SOLO CAKRAWALA.CO,-Ratusan siswa-siswi Sekolah Dasar SD Islam Terpadu Nur Hidayah Solo,Jawa Tengah.selasa(23/7/19)pagi menggelar doa bersama untuk anak-anak Indonesia yang berada di Halmahera, yang beberapa waktu lalu tertimpa musibah gempa. Serta untuk balita berusia 1,5 tahun, Kaifan Azzam Nur Rido, yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di City Walk Jl Slamet Riyadi, Solo, minggu lalu.Usai doa bersama para siswa kampanye kebersihan dengan memunguti sampah di sekitar sekolah.

Doa bersama untuk para korban gempa Halmahera,Maluku Utara beberapa waktu lalu, berlangsung di halaman sekolah,dengan dipimpin guru agama, ratusan siswa siswi  yang ikut dalam doa bersama ini nampak khusyuk selama proses memanjatkan doa.

Doa bersama bertepatan dengan hari anak nasional,yanga jatuh setiap tanggal 23 julli ini sendiri digelar sebagai bentuk solidaritas dan empati mereka terhadap anak anak korban gempa Halmahera dan para korban lainya.dimana akibat gempa bumi bermagnitudo 7,2 pada awal pekan lalu, membuat ratusan siswa  tidak bisa melakukan proses belajar mengajar dengan tenang, disebabkan puluhan sekolah mereka rusak.

Tidak hanya untuk korban gempa Halmahera, siwa siswi Sekolah Dasar SD Islam Terpadu Nur Hidayah, juga mendoakan adik balita Azzam Nur Ridho, berusia 1,5 tahun yang meninggal akibat tertimpa pohon palem di city walk purwosari,Jl Slamet Riyadi Solo, minggu(21/7/19) lalu.

Usai doa bersama,ratusan siswa berebut sampah di sekitar sekolah, para siswa langsung memasukkan sampah plastik, serta praktik membuat kursi dengan menyusun botol bekas yang sudah didisi sampah plastik tersebut menjadi kursi sederhana.

Aulia, Salah satu siswi kelas 4,mengaku sangat senang dengan kegiatan ini karena lingkungan yang kotor bisamenjadi bersih.

Sementara itu, Kepala SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, Waskito dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Perayaan  Hari Anak Nasional 2019 kali ini mereka gunakan untuk penguatan karakter peduli lingkungan dan kreativitas. Salah satunya dengan BIOSTIK. Hal itu menguatkan program rintisan menjadi Sekolah Adiwiyata. “Selain tentunya kita juga berempati kepada anak Indonesia yang baru tertimpa musibah,”terangnya…(AgB)

 

 

%d bloggers like this: