Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Ratusan Rumah Warga Perumahan Dharmahsada Rusak Retak dan Ambles Terdampak Proyek Apartemen GDL

0 91

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Ratusan rumah warga perumahan mewah di wilayah Darmahusada Surabaya rusak dan retak akibat pembangunan proyek gedung apartemen yang tidak jauh dari kawasan perumahan. Rumah warga megalami kerusakan yang bisa dibilang sangat parah, yang diduga karena pembangunan proyek Apartemen Grand Dharmahusa Lagoon (GDL).

Warga kesal dan marah kepada pihak manajemen proyek, karena dinding-dinding rumah nya retak dan lantainya pecah karena tanahnya ambles, namun belum ada realisasi kompensasi dan perbaikan dari pihak proyek dan manajemen apartemen.

Sejumlah warga perumahan Elit Dharmahusada tersebut mengaku sejak tahun 2018 lalu, awal pembangunan proyek apartemen tersebut, sekitar 200 rumah warga sudah mengalami rusak. Kerusakan rumah warga ini diantaranya, dindingnya retak, pagar retak-retak, serta lantai rumah mengalami pecah karena tanahnya ambles, hingga ada salah satu rumah warga ada yang dindingnya sampai putus atau membelah dari dindinya.

Atas rusaknya rumah tersebut warga meminta pihak proyek bertanggung jawab dan memberi ganti rugi untuk memperbaikinya.

Proyek pembangunan Apartemen GDL.

Salah satu warga perumahan yang terdampak atas pembangunan proyek apartemen tersebut angkat bicara, warga yang bernama Hendra ini tidak terima jika kompensasi sejumlah ganti rugi tersebut 20 atau 30 persen dari total kerusakan.

“Saya juga gak terima kalau kompensasinya 20 sampai 30 persen total kerusakan, karena kita semua sudah habis banyak untuk membetulkan rumah akibat proyek apartemen tersebut”, Ujar Hendra.

Hendra dan warga lainnya juga menyebut bahwa tidak pernah menerima atau menandatangani persetujuan proyek tersebut. Hendra juga menambahkan jika dia dan warga lainnya khawatir dengan daerah rumah nya tanahnya ambles seperti kejadian yang ada di daerah Gubeng. “Saya dan warga lainnya khawatir rumah kita ambles seperti yang ada di Gubeng.” Imbuh Hendra.

Sementara itu, pihak manajemen PP Property selaku pemegang proyek Apartemen Grand Dharmahusa Lagoon, menegaskan pihaknya sudah melakukan pembicaraan kepada warga, termasuk memberi ganti rugi.
Divisi Legal PP Property, Nuryana menjelaskan bahwa pihaknya sudah bertekad baik untuk mengganti rugi, namun semua permasalahan rumah warga belum semua terselesaikan walaupun sudah ada salah satu rumah warga yang sudah diberi kompensasi sebesar 80 hingga 90 persen dari total kerusakan.

“Kami sudah bertekad baik untuk mengganti rugi semua kerusakan namun masih belum semua rumah warga yang diberi ganti rugi, walaupun ada rumah warga yang sudah diberi kompensasi 80 sampai 90 persen dari total kerusakan, kita juga masih melakukan kajian dan penelitian terkait kerusakan rumah warga tersebut.” Kata Nuryana (gibran/win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.