Cakrawala News
Portal Berita Online

Ratusan Pemudik Dipastikan Akan Berlebaran di Karantina GOR Satria

0 16
idul Fitri Cakrawala

PURWOKERTO. JATENG. CAKRAWALA.CO – Ratusan pemudik yang saat ini menempati lokasi karantina di kompleks Gor Satria Purwokerto akan menikmati suasana lebaran tahun ini di tempat tersebut. Meski begitu, pemerintah kabupaten tetap memberi kesempatan kepada mereka untuk melaksanakan takbiran, dan bertemu dengan keluarga meski tetap harus berjarak.

Bupati Banyumas, Achmad Husein didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Erna Husein, saat menjenguk warga di tempat karantina, memberikan motivasi agar tetap gembira dan bahagia. Di sela kunjungannya, Husein dan istri juga memimpin senam bersama.

“Terima kasih kepada anak-anaku semua, saudara-saudaraku semua yang sudah mau hadir di Gor. Jangan bilang karantinalah mbok nelangsa, di Madarasah GOR atau Hotel GOR saja. Karena yang disini semua mempunyai tujuan mulia, selain memutus mata rantai Covid-19, nantinya masyarakat juga akan menerima karena sudah mengalami screening kesehatan,” kata Husein, Jumat (22/05/2020).

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Erna Husein memimpin senam bersama warga yang menempati karantina GOR Satria, Jumat (22/05/2020). (Foto : istimewa)

 

Pada Hari Raya Idul Fitri esok ratusan pemudik ini dipastikan masih berada di kompleks Gor Satrua, mengingat proses karantina belum selesai.

“Saat ini dimana-mana sama, lebaran tahun ini tidak seperti biasanya, tidak ada takbir keliling, dihindari kerumanan, dan juga berkunjung. Maka biar suasana tetap terasa lebaran, nanti kita makan opor bersama,” ujar Husein.

Husein menambahkan, prosedur atau protokol karantina tetap akan dilakukan, sehingga mereka sebagian juga masih berlebaran di Gor Satria teruma yang belum menjalani test kesehatan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan, saat ini masih ada 164 orang, bahkan secara perorangan maupun kelompok masih terus datang ke Gor ini. Bersama dinas kesehatan semua peserta yang baru masuk didata dicek kesehatannya dan diberi gelang tanda orang dalam pantauan (ODP) baru memasuki tempat karantina.

Warga yang sudah selesai mengikuti karantina juga kembali mengikuti proses pemeriksaan. Setelah diberi dipastikan sehat kemudian mereka diberi surat keterangan sehat, baru diijinkan pulang.

“Meski demikian, ketika sampai dirumah mereka dihimbau, tetap mematuhi protokol kesehatan saat ini, yakni memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak,” kata Titik. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: