Cakrawala News
Portal Berita Online

Rangkaian HUT 103 Kota Madiun, Parade Dalang Cilik 2021 Digelar Virtual

0 205

MADIUN, CAKRAWALA,CO – Sebagai salah satu kesenian tradisional dan merupakan warisan nenek moyang, wayang kulit memiliki tempat istimewa di hati penikmatnya. Seni yang pada awalnya digunakan sebagai sarana hiburan dan syiar agama islam ini, tak hanya diminati oleh priyayi sepuh (orang tua) saja, namun juga kalangan anak muda.

Dalam rangkaian hari jadi Kota Madiun yang ke-103, Pemerintah Kota Madiun bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, menggelar Parade Dalang Bocah se-Jawa Timur, dalam rangka peningkatan kreatifitas pakeliran bocah tahun 2021, di Halaman Stadion Wilis Kota Madiun, Kamis 17 Juni 2021 malam.

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, milenial tidak boleh lupa dengan budaya, sebab mereka sebagai ahli waris kesenian dan budaya yang menjadi identitas Indonesia. Maka dari itu, melalui acara parade dalang cilik ini sebagai salah satu cara memperkenalkan kesenian wayang kulit sejak dini sekaligus melestarikannya.

ads harlah pkb

“Anak-anak inilah ahli waris kekayaan budaya yang wajib dilestarikan. Maka dari itu, hari ini kita adakan parade dalang cilik, yang seharusnya menjadi hajatannya Dinas Pariwisata Pemprov Jatim. Tapi karena saya yang meminta diadakan di sini, dengan situasi masih pandemi tetap terlaksana tapi kita batasi pengunjungnya,” kata Wali Kota.

Orang nomor satu di Kota Pendekar ini menjelaskan, ditengah situasi pandemi Covid-19 ini, ajang yang sudah menjadi agenda rutin tahunan ini tetap digelar, namun dengan cara virtual. Dengan alasan memperhitungkan keselamatan pengunjung dan peserta, maka tamu yang hadir pun dibatasi.

“Sebenarnya ya sayang sekali, tontonan bagus dan banyak diminati seperti ini kok nggak ada yang nonton. Tapi, kita harus memperhatikan keselamatan bersama dengan tetap menggelar acara dengan pembatasan dan protokol kesehatan. Kita semua berharap, untuk perrunjukkan tahun depan semoga situasinya sudah lebih baik, corona sudah pergi,” terang Maidi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Madiun, yang telah berkenan menjadi tuan rumah acara parade dalang cilik tahun ini. Disebutkan Sinarto, pedalangan yang merupakan seni dengan nilai adiluhung tinggi ini juga sebagai pembentuk karakter anak.

“Diharapkan, kesenian bisa membangun internalisasi nilai budaya pada anak. Sehingga paling tidak, bisa berpengaruh pada karakter anak,” kata Sinarto.

Sementara itu, pada seleksi dalang cilik yang digelar 3 bulan lalu ini, Kota Madiun menyabet beberapa kategori penghargaan diantaranya, tiga naskah terbaik oleh Wejoseno Juli Nugroho dengan judul Aburing Emprit Kaji, tiga video terbaik Aburing Emprit Kaji, dan lima dalang terbaik diraih oleh Dhanang Dhanardana dengan lakon Aburing Emprit Kaji.*(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.