Cakrawala News
Portal Berita Online

Puting Beliung Terjang Dua Kecamatan di Sukoharjo, Puluhan Rumah Rusak

0 39

SUKOHARJO CAKRAWALA.CO,-Puting beliung menerjang sejumlah desa di Kecamatan Mojolaban dan satu desa di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin (28/10/2019) sore.Belasan pohon tumbang dan puluhan rumah dilaporkan rusak ringan hingga berat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puting beliung terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. langit yang semula cerah mendadak menjadi mendung dan gelap.Tidak lama kemudian hujan disertai angin kencang berputar-putar selama hampir lima menit. Angin puting beliung menumbangkan beberapa pohon dan puluhan rumah rusak ringan hingga berat di 10 desa. Sepuluh desa itu yakni Joho, Klumprit, Palur, Triyagan, Sapen, Bekonang, Cangkol, Plumbon, Wirun, dan Demakan.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan puting beliung mengakibatkan beberapa rumah rusak berat dan ambruk. Rumah ambruk salah satunya milik Marto, warga Desa JohoSelain itu juga pabrik sablon milik Heriyanto, Dukuh Tengklik, Desa Polokarto, Kecamatan Polokarto, yang rusak berat. Hingga kini proses validasi data masih dilakukan tim BPBD.

ads bukopin

Proses evakuasi langsung dilakukan tim BPBD dibantu instansi terkait lainnya. Evakuasi itu menggunakan gergaji mesin memotong setiap bagian pohon. Evakuasi ini membutuhkan waktu cukup lama.

Selain itu evakuasi dilakukan terhadap pohon-pohon yang tumbang dan menutup jalan. Pohon tumbang tersebut langsung dibersihkan agar akses jalan terbuka dan bisa dilalui kendaraan.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan PLN. Saat itu juga aliran listrik langsung dipadamkan,” katanya.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin ribut selama beberapa pekan ke depan. Potensi angin ribut meningkat seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

“Beberapa daerah sudah mulai hujan, termasuk Sukoharjo sudah diguyur hujan dua hari ini. Intensitasnya masih rendah, dan diprediksikan meningkat awal November nanti,” katanya…(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.