Cakrawala News
Portal Berita Online

Puting Beliung Rusak Belasan Rumah

26

CIANJUR,CAKRAWALA.CO-SEDIKITNYA 15 rumah milik warga di Kampung Bungbulang RT 04/10, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang diterjang angin puting beliung, Kamis (5/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Selain merusak belasan rumah warga, angin kencang itu juga merusak bangunan mushola dan dapuran pohon bambu yang ada di wilayah itu.

Ujang Suparman (37), salah seorang yang rumahnya rusak, mengatakan, kejadian itu terjadi saat sejumlah warga selesai beraktifitas di kebun.

ads bukopin

Ujang menyebutkan, kejadian angin kencang yang menerjang wilayahnya itu terjadi secara tiba-tiba.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB, tak ada korban jiwa. Hanya saja istri saya yang saat kejadian sedang memasak di dapur tertimpa balok pada bagian pundaknya, tapi tak mengalami luka yang serius,” kata Ujang, saat ditemui wartawan, Jumat (6/10/2017).

Menurutnya, musibah angin kencang yang hingga menyebabkan belasan rumah warga mengalami rusak merupakan kejadian kali pertama.

“Kejadian yang menyebabkan rumah warga rusak sih, baru sekarang ini. Sebelumnya, paling hanya kerusakan kecil biasa, seperti genting rumah yang berterbangan saja,” ungkapnya.

Genteng berserakan di sapu angin

Untuk kerugian akibat musibah itu, Ujang memprediksi hingga mencapai puluhan juta rupiah. “Untuk rumah saya aja kerugian ditaksir hingga Rp 20 juta, sebab bagian dapur seluruhnya ambruk, belum lagi perabotan yang ikut hancur juga,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Ciranjang, Kompol Syafril Lubis, mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan babinmas untuk langsung melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kami bersama desa akan melakukan assesment, sebagai bahan pelaporan kepada dinas terkait. Sehingga, dapat segera adanya penanganan untuk bangunan yang rusak. Warga untuk sementara menumpang di tetangga dan saudaranya yang lokasinya lebih aman,” jelas Lubis.***(ang/d_hen)

Comments are closed.