PUPR Malut Respon Cepat Pembangunan Jembatan Ambruk

SOFIFI,CAKRAWALA.CO -Hujan deras yang melanda Provinsi Maluku Utara pada beberapa hari lalu, membuat jembatan Akedahuri yang terletak di Oba Selatan ambruk dihantam banjir, akibatnya akses trasportasi jalan Payahe ke Oba Selatan terputus.

Jembatan Akedahuru yang terletak di Desa Kusu dengan Desa Selamalofa kecamatan Oba Selatan Kota Tidore Kepulauan itu ambruk sehingga membuat akses trasportasi dari Kecamatan Payahe ke Kecamatan Oba Selatan terputus.

Atas kejadian itu,warga didusun setempat berinsiatif membuat jalan darurat, dengan menawarkan jasa mengotong kendaraan, dengan tarif Rp 50 ribu perkendaraan sementara penumpang dikenakan tarif Rp 2 ribu perorang sekali lewat dijalan alternatif.

Sawal Saleh, warga Kusu saat dikonfirmasi mengaku, peristiwa ambruknya jembatan Akedahuru terjadi pada jumat (8/2/2019) sekitar pukul 10.15 wit (malam), untungnya warga disekitar jembatan itu cepat mengetahui sehingga langsung memasang tanda larangan.

”saya dan teman pulang dari Selamalofa hampir lagi jatuh karena gelap, untungnya trman saya cepat rem motor, setelah melihat itu kamin langsung Palang jalan,”katanya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Malut Jafar Ismail saat dikonfirmasi wartawan,Selasa 12 Februari 2019 mengaku, telah memerintahkan timnya untuk turun ke lapangan mengecek sekaligus membangun jembatan darurat sementara, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk akses trasportasi.

”Satu unit alat berat kami sudah kerahkan untuk buat jembatan darurat sementara, dan saat ini tim juga sudah ada dilapangan,”akuinya.

Jafar mengaku Jembatan Akedahuru dibangun sejak tahun 1989, melalui cabang Dinas kabupaten Halteng Provinsi Maluku, sehingga tidak kokoh lag menahan terjangan banjir.

”jembatan itu sudah lama, sehingga akibatnya dari banjir, jembatan tersebut langsung ambruk,”ujar dia

Respon pekerjaanya, kata Jafa, diinstruksikan langsung Gubernur Malut,Abdul Gani Kasuba.Selain itu, Pemda Tikep juga meminta Pemerintah Provimsi cepat bangun jembatan darurat untuk normalisasi akses transpotasi.

”pak gubernur minta sscapatnya dibangun, sehingga tahun ini juga kami bangun jembatan baru, untuk sambil menunggu proses pembangunan jembatan baru dengan konstruksi beton, kami akan bangun jembatan darurat sementara sehingga akses trasportasi tetap normal,”ungkapnya.***(Riel/IVN)

Facebook Comments
%d bloggers like this: