Cakrawala News
Portal Berita Online

Kasi Intel Kejari Sidoarjo : Sudah 20 Orang Diperiksa Dalam Kaitan Kasus PTSL Desa Suko

0 823

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Sudah 20 orang dimintai keterangan dalam kasus dugaan pungli PTSL Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Mulai dari saksi korban, Panitia PTSL dan pihak Pemerintah Desa (Pemdes).

Dalam keterangan resminya, Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo, Aditya Rakatama menjelaskan kasus PTSL Desa Suko pihaknya saat ini sedang melakukan Pengumpulan Data (Puldata) dan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket).

“Betul hari ini Selasa (12/10/2021) Kades Suko mejalani pemeriksaan pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo, beserta para saksi. Kini kita sudah memeriksa 20 orang kita kumpulkan datanya seperti apa dan bahan keteranganya seperti apa,” Kata Aditya Rakatama,

Terkait terungkapnya kasus dugaan pungli Desa Suko ini bermula dari Pengaduan dari masyarakat (Dumas) dan laporan intelijen anggota Kejaksaan di lapangan.

Masih dikatakan mantan Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang, kasus korupsi ini bukan delik aduan, begitu dicabut terus selesai. “Artinya Semua masyarakat bisa mengadukan dan punya hak mengadukan apabila terjadi kejanggalan terkait penyalaguanaan wewenang seorang pejabat baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten,” Ujar Kasi Intel Kejari Sidoarjo.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Sukodono, Drs. Imam Asya’ari, SH, mengkalkulasi perputaran uang dalam kasus dugaan pungli Desa Suko mencapai Rp 2,5 miliar.

“Jadi jangan kaget jika perputaran uang atau perkiraan uang rakyat yang di pungli, sebesar dua setengah miliar rupiah. Darimana angka tersebut muncul, coba hitung dari satu berkas untuk biaya pengurusan surat jual beli luas diatas -+ 50 m2, kena tarif Rp 2,5 Juta, luas diatas 150 m2 kena tarif Rp 3 juta rupiah. Lalu dikali seribu orang atau berkas yang mengajukan PTSL. Ketemuanya Rp 2,5 miliar rupiah. Wow angka yang fantastis,” Ucap Imam. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.