Cakrawala News
Portal Berita Online

Puluhan Warga Ponorogo Geruduk Balai Desa Dan Puskesmas Tak Terima Warganya di Nyatakan Positif Corona

0 1,547

PONOROGO, CAKRAWALA.CO -Puluhan Warga Dusun Bendungan Desa Nglurup Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo pada Senin 24 Agustus 2020 geruduk Balai Desa Nglurup dan Puskesmas Sampung Ponorogo.

Aksi Demo ini dipicu karena salah satu warga Dusun Bendungan Desa Nglurup Kecamatan Sampung Dwi Hartini (42) sekitar sepuluh hari yang lalu dijemput satgas covid-19 di rumahnya karena dinyatakan positif corona. Padahal sebelumnya wanita berusia 45 tahun ini tidak pernah memiliki riwayat perjalanan keluar kota termasuk kontak langsung dengan pasien positif corona.

“Kami atas nama warga dusun bendungan sudah konfirmasi kepada Perangkat Desa dan Kepala Desa akan tetapi Bapak Kepala Desa menghubungi Kepala UPTD Puskesmas Sampung, warga dusun bendungan diperintahkan untuk menghadap ke Puskesmas semua, kaitannya dengan saudara Dwi Hartini (45) warga dusun bendungan yang divonis terkena Covid-19. Akan tetapi pada pemulangan pasien sangat janggal sekali. Janggalnya ketika dipulangkan tanpa ada persetujuan dari keluarga dan tidak ada saksi dan tanpa ada satgas (sambil menunjukkan surat bukti)”. Ujar Ridwan Koordinator Aksi.

ads bukopin

Ridwan juga menambahkan,”awalnya Dwi Hartini dijemput dengan keadaan sehat, akan tetapi ketika dia dipulangkan dia dengan kondisi sakit dan sakit yang sangat parah. Dulu ketika berangkat dia bisa jalan sendiri, tapi ketika tadi malam dipulangkan keluar dari ambulans dia semalam harus diangkat dua orang. Sehingga, kami warga dusun bendungan desa nglurup meminta pertanggungjawaban ke Dinas Kesehatan, kususnya satgas covid-19 desa nglurup dan kami juga meminta pertanggungjawaban serta citra untuk pengembalian nama baik warga dan nama baik lingkungan dusun bendungan desa nglurup”. Ungkapnya.

Sebelumnya Dwi Hartini hendak memeriksakan mata dan meminta surat rujukan di Puskesmas Sampung, tapi saat itu Dwi Hartini justru dianggap terjangkit Vovid-19 setelah sebelumnya menjalani rapidtes.

Sementara itu Kepala Desa Nglurup, Widodo menerangkan,”akan kami koordinasikan dengan Puskesmas maupun dinas kesehatan Ponorogo terkait masalah ini”. Terangnya.

Selain itu Kepala Puskesmas Sampung, Suprijatno menjelaskan,”sebenarnya itu dari segi teknis ada dari pihak Rumah Sakit yang merawat, kalau memang Bu Dwi Hartini ini berangkatnya dalam kondisi sehat dan pulang dalam kondisi tidak bisa berjalan atau mungkin di angkat atau lain sebagainya, itu memang secara riil kami semalam memang tidak menanyakan sejauh itu.

Dan kami tidak akan menyalahkan sana-sini, karena kalau saling menyalahkan nanti tidak akan ada ujung pangkalnya. Dan kalau memang Bu Dwi Hartini keadaannya saat ini tidak bisa berjalan ataupun perlu perawatan kembali ya kita rawat saja, dan kemudian kita komunikasi dengan warga masyarakat lebih kita tingkatkan agar permasalah tindak muncul kelak kemudian. Jelasnya. (Sus/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.