Cakrawala News
Portal Berita Online

Puluhan Warga Desa Amansari, Karawang Antusias Mengikuti Pelatihan Hidroponik

0 85
Tampak Dalam Gambar Rangkai Model Rakit Apung Untuk Hidroponik (Foto: Irvan Siagian / Cakrawala.co)

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Sebanyak 40 peserta dari ikatan pemuda Masjid, petani, Majelis Taqlim serta pemuda dari luar Desa Amansari berbondong-bondong mengikuti pelatihan
hidroponik atau produksi dan pemasaran dengan manajemen syariah berlangsung di Desa Amansari, Jalan Raya Proklamasi, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Minggu, (25/08/2019).

Pelatihan yang di gelar sehari ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat dari Tim PKM Universitas YARSI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Sementara, sebagai nara sumber antara lain, Masaagus Asaari, MSi, Dr. Any Setianingrum dan Dr. Perdana WS.

Dr. Any Setianingrum menerangkan, sebelum pelatihan ini di gelar sudah terlebih dahulu dilakukan kegiatan sosialisasi pelatihan hidroponik yang dirangkai dengan tanya jawab oleh peserta pelatihan.

“Sebelum kegiatan pelatihan, kami jauh-jauh hari sudah melakukan diskusi dan kesepakatan antara Kepala Desa Amansari, H Napi, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Husen dan instruktur hidroponik,” ungkap Dr. Any, Senin (26/08/2019).

Alhasil, kata Dr. Any kesepakatan nya yaitu tentang penentuan lokasi lahan sebagai proyek percontohan, sekaligus merencanakan sentra hidroponik di desa Amansari yang difasilitasi oleh tim PKM Universitas YARSI pada bulan April 2019 lalu.

“Hasilnya ditetapkan lokasi lahan berada di area kantor Desa, Jalan Raya Proklamasi. Karena memenuhi persyaratan agronomis juga dapat mempersatukan warga melalui kegiatan hidroponik desa,” terangnya.

Sementara untuk pembuatan empat instalasi rakitan hidroponik dan seluruh peralatan pelatihan, sambung Dr. Any telah disiapkan sebelum hari H pelatihan. Sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lebih fokus dan mudah.

“Pada materi pelatihan ada 4 model hidroponik yang dipelajari. Kemudian cara merangkai model rakit apung yang bisa dimodifikasi dengan model jika terjadi keterbatasan listrik, misalkan mati listrik, maka tanaman tetap akan terjamin ketersediaan airnya,” ujarnya.

Lanjut ia menambahkan, tujuan sentra hidroponik ini untuk memberikan ketrampilan produksi dan pemasaran sayur hidroponik. Sehingga kedepannya dapat memberikan lapangan kerja, lalu menyediakan nutrisi sehat, pemberdayaan lahan desa dan penghijauan di Amansari.

“Materi pelatihan ini meliputi juga pengetahuan praktis tentang manajemen keuangan syariah untuk usaha mikro dari sejak kegiatan survey, sosialisasi maupun hari H senantiasa diberikan Motivation Achievment Training, sebagai upaya untuk membangun partisipasi dan komitmen peserta. Ketrampilan hidroponik ini selain dijalankan secara kolektif atau kelompok melalui instalasi hidroponik yang telah didirikan di lahan desa, diharapkan dapat diterapkan secara individual di rumah masing-masing,” tandasnya.

Ditambahkannya, usai kegiatan pelatihan ini, tim PKM akan melakukan monitoring dan evaluasi, untuk mengawal serta menjamin keberhasilan produksi dan pemasaran sayur hidroponik. Pihak instruktur, yakni Hendro dari KSM Sahabat Lingkungan bersama fasilitator pelatihan dari Joperasi Tani Karawang dan asosiasi hidroponik Karawang, Bambang Evendi akan berusaha menampung hasil produksi ke jaringan usaha hidroponik yang saat ini sudah berjalan dengan baik.

“Teknik hidroponik ini merupakan gaya hidup dan juga model bisnis urban farming yang sedang booming,” tandasnya. (Van)

Leave A Reply

Your email address will not be published.