Cakrawala News
Portal Berita Online

Puluhan Polisi Masih Berjaga di Lokasi Penutupan Tambang Emas Desa Bakan

BOLMONG SULTRA CAKRAWALA.CO ,- Pasca penertiban lokasi Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di desa Bakan, kecamatan Lolayan, kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sejak bulan lalu, hingga saat ini aparat kepolisian dari Polres kota Kotamobagu masih terus melakukan penjagaan dilokasi PETI tersebut.

Kasubag Humas Polres AKP Rusdin Zima mengaku bahwa penjagaan aparat kepolisian dilokasi PETI ini dilakukan secara bergantian sejak beberapa pekan lalu.

“Hingga saat ini tercatat sebanyak 30 anggota Kepolisian yang ditempatkan dilokasi pertambangan tak berijin ini untuk mengantisipasi jika ada para penambang yang kembali melakukan aktifitas dilokasi secara diam diam.”kata AKP Rusdin Zima kepada cakrawala.co, Senin (15/7/2019).

Sementara itu dihubungi terpisah ketua LSM LP3T Irawan Damopolii mengatakan dengan adanya penutupan lokasi pertambangan tanpa ijin ini secara aturan sudah benar, namun pihak pemerintah daerah serta aparat kepolisian seharusnya juga berpihak pada masyarakat dengan cara mencarikan solusi agar masyarakat tidak merasa kehilangan pekerjaan.

“Seharusnya baik pemerintah daerah maupun pihak kepolisian bisa mencarikan solusi untuk masyarakat sebelum melakukan penutupan lokasi pertambangan emas ini,  karena hampir sebagin masyarakat diwilayah Lingkar Tambang sudah menggantungkan hidup mereka sebagai penambang.” ungkap Irawan

Lokasi pertambangan emas tak berijin yang terletak dipegunungan desa Bakan kecamatan Lolayan, kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara ini sudah ada sejak puluhan tahun silam, meski dilokasi ini telah banyak memakan korban jiwa namum para penambang justru tetap nekat melakukan aktifitasnya.

Berdasarkan  pantauan cakrawala.co, penutupan lokasi pertambangan emas ilegal yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan aparat Kepolisian dinilai warga sebagai upaya terbilang pilih, apalagi penutupan PETI tersebut hanya berlaku dilokasi tambang emas di desa Bakan, padahal selain di desa tersebut  masih banyak lokasi tambang lain yang juga tak berijin atau ilegal.

Lokasi lainnya seperti di kecamatan Dumoga Raya yang juga dianggap sebagai wilayah Taman Nasional namun kini telah dijadikan lokasi pertambangan Emas Ilegal namun tetap dibiarkan beroperasi.***(Rk)

%d bloggers like this: