Cakrawala News
Portal Berita Online

Puluhan Kios Semi Permanen Berdiri di Lahan Aset Pemprov Dirobohkan, Wawalkot: Lahan Aset Ini Dikembalikan Fungsi Kepentingan Sekolah’

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi Didampingi Asisten Pemerintahan, A. Sujanto Budiroso Saat Memasang Plang Aset Dibilangan Jalan Masjid I RT 015/003, Karet Tengsin, Tanah Abang (Foto: Irvan Siagian / Cakrawala.co)

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakarta Pusat merobohkan puluhan kios semi permanen terletak dibilangan Jalan Masjid I RT 015/003, Karet Tengsin, Tanah Abang tadi pagi, Rabu (13/11/2019).

Pasalnya, keberadaan puluhan kios semi permanen itu berdiri di lahan aset milik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI seluas 1. 500 meter persegi.

Langkah penertiban dilakukan sebagai untuk mengamankan lahan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Penertiban dipimpin langsung Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi di dampingi Asisten Pemerintahan, A. Sujanto Budiroso, Kasuban Pengelola Aset dan Kadis Pendidkan DKI, Saefuloh.

Untuk mengamankan lahan aset milik Pemprov DKI Jakarta ini menerjunkan 150 personil gabungan terdiri dari anggota Satpol PP, TNI, Polri serta intansi terkait dan PPSU, ditandai dengan pemasangan papan plang pemberitahuan.

Sebelumnya, Pemkot Jakpus, sudah melakukan tahapan mulai dari sosialisasi dan melayangkan Surat Perintah Bongkar (SPB) 3 X 24 Jam.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi menerangkan, lahan aset ini milik Pemda DKI Jakarta dan tercatat sebagai aset Dinas Pendidikan DKI. Sudah puluhan tahun di kuasai oleh masyarakat untuk lahan parkir, kios, WC Umum dan lain-lain.

“Upaya ini dilakukan untuk pengamanan lahan aset. Nantinya lahan ini akan digunakan dan dikembalikan fungsi untuk kepentingan sekolah,” ungkap Irwandi kepada Wartawan.

Mantan Kadis KUKMP Provinsi DKI Jakarta ini berharap, Pemkot Jakpus harus tegas mengamankan aset. “Kita jangan kalah dengan preman. Pemerintah harus lebih kuat dari mereka, ini aset Pemda kenapa harus didiamkan,” tegas Irwandi.

Sementara, Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Saefuloh menambahkan, setelah ditertibkan. Nantinya di lokasi lahan ini akan digunakan untuk kepentingan siswa-siswi SDN 21 pagi Karet Tengsin, SMP Negeri 181 dan SMA Negeri 7, dengan harapan para siswa dapat menggunakan sarana pendidikan untuk proses belajar.

“Lahan ini akan digunakan untuk ruang terbuka sebagai ruang interaktif bagi siswa-siswi SD, SMP dan SMA untuk mengembangkan ketrampilan kreasi ektra kulikuler gabungan dari SMA 7, SMP dan SD bisa berkumpul disini untuk melakukan berbagai kegiatan untuk pengembangan belajar siswa,” jelas Saefuloh. (Van)

%d bloggers like this: