Cakrawala News
Portal Berita Online

Panitia PTSL Desa Suko : Masyarakat Diharap Tenang dan Sabar Sertifikat Pasti Jadi

0 420

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Berharap warga jangan percaya dengan informasi yang tidak dapat dipercaya alias hoax terkait sertifikat milik warga tidak bisa jadi.

“Harap diketahui PTSL berdiri sendiri di luar Pemerintahan Desa (Pemdes), Kita sebagai panitia PTSL menerima berkas dari pemohon lalu kita serahkan ke pihak BPN. Sekarang ini dalam proses menunggu mailing,” Ucap Marlan kordinator Dusun Ketapang, Desa Suko, kepada cakrawala.co, Selasa 19 Oktober 2021.

Masih dikatakan Marlan, para panitia PTSL kini menunggu mailing berkas sebanyak 13 lembar dari BPN. “Setelah proses mailing sudah dilalui para pemohon kini tinggal tanda tangan lalu menunggu sertifikat jadi,” Ujar Marlan.

Dalam proses PTSL menurut Marlan sekarang sistem online berkas yang sudah terkumpul di panitia dikirim via online ke putugas BPN.   

“Kemarin malam Senin (18/10/2021) panitia kordonasi dengan pihak BPN. Berkas sudah clear tidak ada masalah, insakallah sudah semua tinggal nunggu jadi,” Kata Marlan.

Menurut pihak BPN Sidoarjo, Desa Suko mendapat jatah PTSL sebanyak 1302 berkas. Sementara itu di Kecamatan Sukodono ada tiga desa yang tahun ini melaksanakan program PTSL, yakni Desa Suko, Wilayut dan Desa Cangkringsari.

Pengakuan Warga terkait Kasus PTSL Desa Suko

Program  PTSL desa Suko, Sukodono bertujuan agar tanah warga mendapatkan hak milik dengan harga murah, sehingga masyarakat bisa senang dan bahagia, namun pada program ini tidak la mulus apa yang diharapkan oleh segenap panitia PTSL desa Suko, karena ada oknum yang membuat suasana memanas.

“Fakta di desa langsung masyarakat ternyata banyak yang senang dengan program PTSL dibandingkan dengan segelintir orang yang mencibir PTSL dengan tujuan politis”, Ujar JK tokoh masyarakat saat dikonfirmasi wartawan.

JK, menganalogikan seribu kebaikan Kades Rokyani tidak la tampak namun kekurangan sedikit saja dibesar besarkan pada suasana pasca Pilkades seperti ini. Kades Rokhayani yang begitu muslimah tetap saja di cari cari titik kekurangannya.

Sementara Camat Sukodono, H.M. Mahmud, S.H., MM. “Sudah memberikan petunjuk  dalam PTSL untuk membantu masyarakat mendapatkan hak-hak kepemilikan tanah dengan tarif murah dan perihal ini sudah dijalankan oleh Kepemimpinan Kades Rokhayani. Karena program Pemerintah PTSL  ini rawan untuk itu jaga amanah ini,” Tandas camat yang religius ini. (Win)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.