Cakrawala News
Portal Berita Online

Prostitusi Online Apartemen Vidaview Mulai Terbongkar, Polsek Panakukkang Amankan Dua Anak Belia

0 1,983

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Fenomena geliat prostitusi di Apartemen Vidaview Makassar di kecamatan Panakukang, seakan tak ada habis-habisnya. Buktinya, pihak Kepolisian terus bolak balik mengungkap bisnis lendir yang menjamur di apartemen tersebut.

Di awal tahun 2021 ini saja polisi berhasil membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur di Apartemen Vidaview. Diduga para pelaku yang juga pemilik kamar rela jika kamar yang ia miliki di gunakan untuk bisnis lendir tersebut.

Dari Pengakuan NN (19) mengatakan jika sang pemilik kamar mengetahui jika kamar yang dia sewa akan digunakan sebagai tempat transaksi lendir

“dia tauji pak kalau kamarnya kita sewa untuk BO (Booking Online).” ucap NN di hadapan penyidik.

NN bersama YD (17) dan IC (17) menjalankan aksinya sudah 3 bulan di apartemen Vidaview, ia menuturkan jika memilih Vidaview sebagai tempat transaksi karena aman dan nyaman.

“aman ki kalau disitu (Apartement Vidaview), karena aksesnya tidak sembarang bisa masuk.” ucap remaja yang memiliki tatto di lengan kiri.

Dengan Tarif mulai 500 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah, NN bersama IC bisa melayani tamu dalam sehari sebanyak 2 pria hidung belang. kedua perempuan belia yang di dampingi 1 remaja pria ini sudah melakukan aksinya selama tiga bulan.

Diketahui, prostitusi online di lingkungan Apartemen di kota Makassar sudah terjadi sejak 2019 lalu. Dengan akses yang aman dari sentuhan aparat kepolisian, para pelaku yang masih berumur belia ini berani menjajahkan dirinya kepada pria hidung belang.

Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Iqbal Usman mengatakan jika pihaknya akan terus memburu para pelaku yang diduga pemilik kamar yang menyewakan kamarnya untuk geliat prostitusi.

“kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku (pemilik kamar) yang diduga sebagai penyedia tempat.” ungkapnya saat di Konfirmasi.sabtu (20/02/2021).

Iqbal juga mengatakan, jika kegiatan prostitusi ini sudah sering terjadi di dalam kontrakan mewah tersebut. tetapi pihaknya belum cukup bukti untuk mengungkap kasus prostitusi online tersebut yang melibatkan anak dibawah umur.

“Sudah lama kita selidiki kasus ini, tetapi baru sekarang bisa di ungkap dengan adanya laporan korban (pelaku prostitusi) yang di aniaya. dari dasar itulah kita kembangkan sehingga mendapatkan 2 perempuan belia yang sedang menunggu pelanggannya.” cetus Mantan Kanit Reskrim Polsek Rappocini.

Hingga saat ini, polisi dari Polsek Panakukkang masih menyelidiki kasus prostitusi online di lingkungan apartemen di wilayah Panakukkang dengan korban anak dibawah umur.(Rez/Ril).

Leave A Reply

Your email address will not be published.