Cakrawala News
Portal Berita Online

Pria Asal Kotim Ini Sukses Menjelajahi Puluhan Negara dengan Moge BMW Sport

0 133

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Kegemaran mengendarai Motor Gede (Moge)  benar benar telah mendarah gading bagi sosok yang satu ini. Ia adalah pria warga Kalteng asal Kotawingin Timur (Kotim) yang biasa disaa Yucing.

Yucing dalam perjalan bersama hobinya itu telah berhasil menembus hampir puluhan negara dengan menggunakan Motor Gede miliknya  jenis BMW. Yucing mengaku mengedari Moge jenis BMW itu dirasa lebih nyaman dan aman saat ditunggangi mengarungi berbagai medan.

cakrawala.co bertemu secara kebetulan saat  Yucing tengah berada di toko Gajah Mas yang pemiliknya merupakan salah satu teman baiknya. Saat mampir  Yucing hanya untuk membeli makanan saja dan kembali balik ke Sampit dengan perhitungan waktunya temput 2,5 jam menggunakan Moge BMW Sport jenis K 1600 GT.

ads bukopin

Menurut Yucing Moge  jenis sport miliknya dirancang khusus sebagai kendaraan touring dengan  posisi tempat duduk agak tegak sehingga benar-benar  nyaman saat dikendarai.

“Ini juga  mempunyai  pengatur jalan atau GPRS  road yang siap memandu kita denan akurat sehingga memudahkan saat kita jalan kemanapun,”Kata Yucing mengulas sedikit tentang keunggulan Moge miliknya.

Ia juga menyebut alat bantu control mulai dari ukuran ban jika harus melintas dijalan licin, berbatu atau lobang secara otomatis ukurannya bisa menyesuaikan sesuai berat beban yang menunggangnya.

“ini juga dilengkapi cahaya ultra lampu dengan jarak pandang yang bisa mendeteksi jika mendapati jalan berlubang atau bahaya,”ucapnya.

Begitu juga pada saat mau menyalip mobil besar atau motor, lanjut Yucing, Moge BMW ini sudah bisa memprediksi kecepatan yang akan digunakannya sehingga ber papasan tidak akan pernah nyangkut

“Pengalaman saya selama ikut touring di Amerika memang sedikit ekstra kerja keras untuk mengukur perjalanannya karena sedikit curam dan juga udara yang tidak normal yang bisa mempengaruhi kekuatan fisik aatau tubuh kita, akan tetapi semua pecandu touring Amerika mereka semuanya baik dan penuh persahabatan.”kenangnya.

Sementara untuk di Eropa  Yucing mencontohkan seperti Italia dan Belanda pastinya agak sedikit beda dimana mereka lebih memilih tepat sasaran pencapaian yang dituju dan jika terlambat mereka akan menanti kita di tempat yang sudah ditentukan.

“Dan saya merasa bersyukur dengan Moge sport ini bisa menjelajah dunia dan banyak medapatkan kawan sekalipun dari Indonesia terkadang hanya saya sendiri,” ungkap nya.

Yucing menambahkan kadang ia harus berangkat sendiri dari Indonesia untuk kegiatan touring tersebut namun setelah di negara tujuan banyak sahabat baru yang dijumpainya.

“Pesan saya yang perlu harus diingat adalah kesehatan karena sehat  adalah segalanya,  uang bisa dicari, kemudian  ilmu dan pengalaman juga akan sangat berarti,”imbuhnya.

Yucing menyebut untuk memiliki Moge BMW yang disukainya itu, ia harus merogoh kocek hingga mendekati angka 1 Milyar.

“jika nanti di beri kesempatan oleh Tuhan rejeki dan kesehatan, saya akan coba tembus dunia lewat Paris Dakar yang penuh tantangan,”tukasnya mengakhiri perbincangannya sambil mengukur waktu untuk berangkat dengan waktu tempuh 2,5 jam untuk tiba disampit.*** ( HT )

Leave A Reply

Your email address will not be published.