Prabowo Gugat Hasil Pilpres, Ini Tahapannya

Jakarta, Cakrawala.co,- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hari ini mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan disampaikan kuas hukumnya Bambang Wijoyanto, Deny Indrayana dan Irman Putra Sidin.

Gugatan disampaikan mengingat perhitungan perolehan Prabowo Sandi dengan Jokowi terdapat selisih yang mencurigakan dan diduga ada manipulasi. Diharapkan Mahkamah Konstitusi bisa membuka kasus ini agar terwujud keadilan.

Jika langkah MK yang ditempuh maka kemungkinan hasil sidang baru akan diketahui pada Agustus mendatang.

Menurut Juru Bicara Mahkamah Konstitusi Fajar laksono, ada 11 tahap diberlakukan berdasarkan Peraturan MK No.5/2018 tentang tahapan, kegiatan, dan jadwal penanganan perkara perselisihan hasil Pemilu.

Adapun tahap pertama adalah pengajuan permohonan pemohon yang dimulai pada 23 hingga 25 Mei untuk sengketa Pemilu Presiden. Sementara untuk sengketa Pemilu Legilatif pada 8 Mei hingga 25 Juni.

Setelah pengajuan permohonan, tahap selanjutnya adalah pemeriksaan kelengkapan permohonan pemohon kemudian dilanjutkan dengan perbaikan kelengkapan permohonan pemohon.

Selanjutnya pencatatan permohonan pemohon Buku Registrasi Perkara Konstitusi untuk Pemilu Presiden dilaksanakan pada 11 Juni, sementara untuk Pemilu Legislatif ada 1 Juli.

Tahap kelima adalah penyampaian salinan permohonan dan pemberitahuan sidang pertama kepada pihak pemohon, pihak terkait, dan Bawaslu.

Sidang pendahuluan sebagai tahap keenam untuk Pemilu Presiden diagendakan digelar pada 14 Juni, sementara Pemilu Legislatif pada 9 Juli hingga 12 Juli. Setelah tahap pemeriksaan pendahuluan dilalui, pemohon diminta menyerahkan perbaikan jawaban dan keterangan dari pihak pemohon.

Sidang pemeriksaan sebagai tahap kedelapan, diagendedakan pada 17 Juni hingga 21 Juni untuk Pemilu Presiden dan untuk Pemilu Legislatif diagendakan pada 13 Juni hingga 30 Juni.

Tahap selanjutnya adalah Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH), kemudian dilanjutkan dengan sidang pengucapan putusan. Sidang pengucapan putusan untuk perkara Pemilu Presiden diagendakan digelar pada 28 Juni, sementara untuk Pemilu Legislatif pada 6 Agustus hingga 9 Agustus. (fur/berbagai sumber).

Facebook Comments
%d bloggers like this: