Cakrawala News
Portal Berita Online

PPKM Mikro III, Pemkot Madiun Perlonggar Sejumlah Kebijakan

0 213

Madiun, Cakrawala.co – Pemerintah Kota Madiun memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis skala mikro, mulai 9 sampai 22 Maret 2021.

Ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, PPKM mikro ini hal yang tidak bisa ditawar lagi, karena menurutnya, Covid-19 harus ada rem nya. Artinya, untuk menekan angka penularan harus diberlakukan pembatasan-pembatasan dan disiplin protokol kesehatan yang ketat, meskipun terdapat sejumlah kelonggaran.

“Penanganan Covid-19 di Kota Madiun harus ada rem nya, artinya untuk pembatasan-pembatasan masih berjalan dan tidak bisa ditawar lagi. Protokol kesehatan harus diperketat. Tidak boleh ada RT yang sudah zona hijau kemudian prokesnya kendor, berubah lagi jadi kuning atau orange,” kata Wali Kota, Senin 8 Maret 2021.

Diungkapkan Maidi, sejumlah kebijakan yang dilonggarkan, diantaranya jam operasional PKL diperpanjang menjadi pukul 23.00 WIB, dari sebelumnya pada pukul 22.00 WIB. Kemudian lampu penerangan jalan umum (PJU) akan dihidupkan sepanjang malam, dari yang semula dimatikan. Dikatakan Maidi, ini untuk kepentingan bersama.

“Perbedaannya, kalau dulu sampai jam 8 malam, sekarang sampai jam 11 malam. Karena mengingat ini musim hujan, kalau ditutup jam 8 dagangan mereka (PKL) belum habis. Semoga dengan kita longgarkan jadi jam 11 malam ini dagangan mereka sudah habis,” kata Maidi.

Maidi berpesan kepada masyarakat, untuk tidak terlena dengan kelonggaran yang diberikan ini. Ia menegaskan, jika pada evaluasi PPKM mikro ketiga ini kasus aktif ternyata masih tinggi, maka orang nomor satu di Kota Pendekar ini tak segan bakal mengembalikan kebijakan itu seperti semula.

“Aktifitas perekonomian kita longgarkan, tapi tetap protokol kesehatan semakin kita perketat. Jangan kemudian ada kelonggaran kebijakan lalu masyarakat sak kepenak’e dhewe (semaunya sendiri),” tegas Maidi.

Bahkan saat dimintai tanggapan mengenai varian baru virus corona B117, Maidi berpesan kepada masyarakat, agar tidak perlu terlaku khawatir. Artinya, selama kita masih mematuhi protokol kesehatan, dirinya yakin masyarakat akan baik-baik saja.

“Yang penting baik ada korona baru atau lama, kita harus disiplin protokol kesehatan, makan bergizi, bersukur, bahagia, maka imun akan naik. Itu (B117) sudah ada yang menangani, Insya Allah semua baik-baik saja. Ora usah mikir neko-neko (jangan berpikir macam-macam),” tegas Maidi.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.