Cakrawala News
Portal Berita Online

Positif Covid Terus Naik Kapasitas RS untuk Covid-19 di DIY Perlu Ditambah

0 46

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO-Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyatakan Gugus tugas Covid-19 bidang kesehatan DIY perlu menambah kapasitas RS untuk perawatan Covid-19 setidaknya sampai 500 bed atau 600 bed.

 

“Saat ini dari 27 rumah sakit rujukan covid-19 di DIY sudah menyediakan sekitar 300 bed untuk  merawat penderita Covid-19 yang sudah lebih dari 200 bed terisi atau bahkan hampir penuh untuk merawat PDP maupun pasien positif covid-19,” ungkap Huda Tri Yudiana Wakil ketua DPRD DIY dalam keterangan persnya hari ini Jumat (22/5/2020).

 

Lebih lanjut Huda mengungkapkan penambahan kapasitas ini perlu dilakukan sebagai antisipasi, meskipun kita semua tidak menginginkan penambahan pasien covid-19 di DIY. 

 

ads bukopin

“Jangan sampai ketika kejadian kita tidak siap, sehingga kondisi semakin memburuk dan pasien tidak tertangani,” ungkapnya.

 

Kondisi ini, imbuh Huda,  tentu sangat memprihatinkan dan sangat tidak kita inginkan, tetapi harus dilakukan. Tenaga kesehatan dan RS tentu akan menjadi pihak yang paling menderita dan tertekan. 

 

“Saat ini saja rekan – rekan tenaga kesehatan baik dokter, perawat, tenaga laboratorium bahkan sampai satpam dan cleaning service rumah sakit sudah sangat tertekan. Institusi rumah sakit sendiri sangat kesulitan bahkan kesulitan keuangan, karena pasien selain covid-19  sepi pendapatan berkurang jauh dan menangani covid-19 perlu biaya besar,” tambah Huda.

 

Huda menambahkan pengadaan APD untuk kemamanan tenaga kesehatan harus dilakukan massif dan berkualitas, insentif nakes dan perlu disiapkan subsidi untuk rumah sakit, karena sebagian sangat besar mereka dalam kondisi kesulitan keuangan.

 

“Peningkatan kapasitas layanan kesehatan ini adalah upaya terakhir yang harus dilakukan gugus tugas, karena berbagai tindakan pencegahan kurang efektif dilakukan,” tegas Huda.

 

Huda Tri Yudiana menegaskan pada  bulan maret lalu  kita siapkan 300 bed saat penderita positif masih dibawah 10 orang, dan kondisi masyarakat terjaga serta hati-hati, mematuhi himbauan tetap di rumah, pake masker, jaga jarak dan sebagainya. 

 

“Dulu juga belum ada transmisi lokal di DIY. Dalam kondisi seperti itu saja sekarang 300 bed itu sudah terpakai 200 lebih,” katanya.

 

Ketersediaan ruang perawatan menurut Huda  juga kurang merata di kabupaten/kota. 

 

“Sebagai contoh di bantul dan Gunungkidul saat ini hanya tersisa beberapa bed saja karena memang fasilitas kesehatan yang cukup terbatas,” ujarnya.

 

Oleh karena itulah Wakil ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyarankan agar Gugus tugas penanganan covid DIY perlu berembug dengan rumah sakit rujukan terkait insentif yang wajar dan memungkinkan bagi rumah sakit yang dijadikan rujukan. Baik rumah sakit negeri ataupun swasta. 

 

” Rumah Sakit secara keuangan sangat sulit saat ini, karena pasien non covid turun jauh. Agar pelayanan tetap baik dan sebagai perhatian pemda DIY perlu memberikan insentif atau bantuan. Misalnya untuk beban listrik, beban air, dan Sebagainya. Disamping penyediaan APD serta insentif yang pantas untuk rekan rekan tenaga kesehatan,” saran Huda.

 

Huda menambahkan, kondisi saat ini dimana sudah terjadi transmisi lokal, ribuan pemudik sudah masuk DIY tanpa kontrol, pasar pasar tempat keramaian penuh sesak tanpa protokol yang baik, potensi terjadinya penambahan pasien secara signifikan sangat besar. Itulah yang kita khawatirkan bersama.

 

“Meskipun hari ini menjelang Iedul Fitri, dengan terpaksa kami mohon agar rekan rekan gugus tugas menyiapkan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan ini,” pintanya.

 

Wakil Ketua DPRD DIY dari fraksi PKS ini berharap jika nanti terpaksa ada kondisi lonjakan pasien, jangan sampai tidak tertampung di Rumah Sakit. ( Okta/Santosa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.