Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Polres Madiun Ungkap Pelaku Tabrak Lari 2 Korban Warga Sidoarjo yang Tewas Terbakar

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Misteri pelaku tabrak lari yang menyebabkan 2 pengendara motor tewas terbakar, di kecamatan Sugihwaras Saradan Madiun pada hari Sabtu 12 oktober 2019, sekira pukul 22.50 WIB, akhirnya terungkap.

Korban bernama Ricco Maytricio (15) dan Mohamad Bagus Satria (17) warga Desa Kedungbocok Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo – Jawa Timur. Keduanya masih berstatus pelajar.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, saat sampai dilokasi kejadian, petugas menemukan beberapa bagian kendaraan yang pecah berada di sekitar lokasi kejadian, yang diduga pecahan kendaraan yang menabrak korban. Yakni logo Mitsubishi, lampu depan sebelah kanan dan pecahan body berwarna kuning.

“Melihat ciri – cirinya, dugaan sementara kendaraan jenis Colt Diesel berwarna kuning. Tak jauh dari korban kami temukan kartu pramuka dan handphone, kemudian kami menghubungi salah satu nomor di handphone tersebut, yang ternyata adalah orang tua korban,” terang Kapolres.

Tersangka Suseno pelaku tabrak lari saat digelandang petugas Polres Madiun. (Foto/Ayu)

Kronologi penangkapan tersangka bermula, saat kejadian laka lantas kondisi jalan dalam keadaan sepi dan tidak ada saksi mata yang melihat kejadian. Namun petugas berasumsi, usai kejadian tersangka menuju arah barat melalui tol Caruban. Sekira pukul 23.30 WIB terpantau dari CCTV gerbang tol Caruban, kendaraan dengan ciri – ciri yang cocok dengan bukti pecahan yang ada di lokasi kejadian.

Kemudian petugas bekerja sama dengan Polres Malang untuk cross check data pemilik kendaraan, dan diketahui Tersangka adalah Suseno (62) warga Kecamatan Ampelgading Malang – Jawa Timur. Sehari – hari tersangka berprofesi sebagai sopir truk pengiriman buah pepaya dari malang tujuan jakarta.

“Kami hubungi tersangka melalui telepon dan dia bersedia menyerahkan diri. Di jakarta, pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mengganti lampu depan mobil dan memperbaiki body yang rusak,” terang Kapolres.

Menurut keterangan tersangka, tabrakan bermula saat truk bernopol N 9749 DK yang dikemudikan tersangka, melaju dari arah timur ke barat. Saat di lokasi kejadian tiba – tiba sepeda motor Honda Tiger bernopol S 5301 RJ putar balik. Kemudian tepat di depan Rumah Makan Surya, tabrakan pun tak terhindarkan.

“Salah satu korban yang dibonceng sempat terseret dan terlempar ke bahu jalan sebelum akhirnya kedua korban bersama motornya hangus terbakar,” jelas Ruruh.

Atas perbuatannya tersangka bakal dijerat pasal 310 ayat (4) UURI No. 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda 12 juta rupiah. (Ayu/Win)

%d bloggers like this: