Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Polres Madiun Bagikan Masker, Face Shield, Partisi Penyekat dan Sembako

0 21

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Bentuk kepedulian Polres Madiun terhadap masyarakat terdampak Covid-19 (virus Corona) terus ditunjukkan. Jumat pagi, 3 Juli 2020, Polres Madiun bersama Kodim 0803/Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun, melaksanakan pembagian masker, face shield, partisi penyekat dan paket sembako untuk pengemudi ojek yang ada di Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto, mengatakan, hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti upaya percepatan penanganan Covid-19 (virus Corona), sekaligus menekan persebarannya di Kabupaten Madiun. Sedikitnya seratus tukang becak dan seratus pengemudi ojek, baik ojek online maupun ojek konvensional, menerima manfaat bantuan.

“Kegiatan hari ini, Polres Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan Kodim 0803/Madiun, menindaklanjuti upaya pencegahan Covid-19 (virus Coron) lebih meluas. Yaitu, dengan membagikan masker, face shield dan partisi penyekat untuk pengemudi ojek,” kata Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, pengemudi ojek dan tukang becak ini sengaja dipilih sebagai penerima manfaat, karena sebagai masyarakat bawah yang terdampak. Sejak ditetapkan pandemi Covid-19 tiga bulan lalu, mereka berhenti berkegiatan. Hal ini disebabkan peraturan pembatasan sosial dan juga pembatasan fisik. Otomatis, mereka juga kehilangan pendapatan untuk mencukupi kebutuhan harian.

Selain itu, profesi pengemudi ojek dan tukang becak memiliki risiko yang sangat rentan terpapar Covid-19 (virus Corona). Karenanya, Kapolres berharap mereka bisa menjadi pelopor disiplin protokol kesehatan dan bisa menularkan hal positif kepada rekan seprofesi ataupun lingkungan sekitar mereka.

“Harapan kita, bahwa masyarakat semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga masalah pandemi Covid-19 ini bisa terselesaikan dengan baik. Iya, Kabupaten Madiun segera menjadi zona hijau Covid-19,” ujar AKBP Eddwi.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto menuturkan, Pemerintah Kabupaten Madiun tidak bisa bergerak sendiri dalam mengatasi Covid-19 (virus Corona). Namun harus secara bergotong-royong, bersinergi bersama Forkopimda dan juga masyarakat, memutus mata rantai persebarannya.

“Masalah Covid-19 adalah masalah kita bersama, jadi juga harus diselesaikan bersama. Alhamdulillah, kali ini disponsori oleh Polres Madiun, kita bisa membantu masyarakat terdampak pandemi Corona,” kata Wabup.

Wabup menambahkan, saat ini status persebaran Covid-19 Kabupaten Madiun masuk zona orange. Yakni, terdapat 35 pasien positif terkonfirmasi positif Covid-19, 32 diantaranya telah dinyatakan sembuh. Wabup berharap tiga pasien yang hingga saat ini masih menjalani perawatan, segera dinyatakan sembuh. Sehingga Kabupaten Madiun segera berubah menjadi zona hijau Covid-19.

“Kedepan, tidak ada masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan, semua harus disiplin. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak dan hindari kerumunan serta membatasi kegiatan diluar rumah,” imbuhnya.

Wabup juga menyinggung program Mas Mas yang baru saja diluncurkan Polres Madiun. Yakni aplikasi yang mampu memberikan informasi persebaran Covid-19 di Kabupaten Madiun. Harapannya, bahwa sesuai slogan, Madiun harus Sehat dan Madiun harus Sejahtera

“Pak Kapolres ke toko pagoda beli emas, jangan lupa menyalakan lentera, Program Polres Madiun, “Mas Mas” menunjukkan Madiun sehat sejahtera,” tutup Wabup dengan berpantun.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: