Cakrawala News
Portal Berita Online

Polres Gorut Bubarkan Resepsi Pernikahan Demi Kesalamatan Bersama

0 84

GORONTALO CAKRAWALA.CO- Polres (kepolisian resort) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) membubarkan resepsi pernikahan yang berlangsung di Desa Titidu, Kecamatan Kwandang demi menjaga keselamatan bersama mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Pembubaran persta itu betul. Pembubaran itu terkait dengan corona, dan dalam maklumat Kapolri itu sudah beredar dua hari lalu, dan dalam maklumat dilarang melakukan pertemuan berkumpul banyak orang salah satunya pesta resepsi, kegiatan sosial, keagaman dan lainnya,” ujar Kapolres Gorut, AKBP Dicky Irawan Kesuma saat diwawancarai lewat telpon. Selasa (24/3)

Dicky menjelaskan, sebelumnya mereka telah minta ijin pihak Polres Gorut, namun tidak diijinkan dengan alasan dilarang, namun mereka tetap memaksa. Lanjutnya, maka dari itu hari ini pada Selasa (24/3) Polres Gorut membubarkannya, dan juga memberi sosialisasi kepada tamu untuk menghindari corona di tempat-tempat ramai kemudian tamu mengerti dan buru-buru pulang.

“Bukan takut kami marahin, tapi takut dengan sosialisasi akan tertular,” ucapnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, resepsi itu penting dan jika dibatalkan hanya merugikan satu keluarga, namun itu akan menyelamatkan banyak manusia. Ia mengungkapkan bahwa, sebagai logikanya mungkin satu dua orang telah tertular virus corona, saat itu yang tertular itu memegang piring dan gelas, dan virus ini katanya tidak menunggu hitungan satu dua menit tapi sepersekian detik langsung tertular, yang kemudian tamu tertular itu pulang ke rumah dan bertemu anak, istri, saudara dan ini sebagi multilevel marketing akan tertular kalau tidak ada disiplin.

“Makanya kita harus tegas, bahwa terkait perkumpulan orang banyak itu tidak ada toleransi. Kita menyelamatkan bukan hanya satu dua orang,” imbuhnya.

Kapolres Gorontalo Utara itu mengatakan bahwa, respon dari yang dibubarkan dengan sangat terpaksa menerimanya. Dan mereka telah bubar setelah mendengarkan himbauan dari Polres Gorut. Dan juga katanya, mereka tidak ada ijin melakasanakan resepsi tersebut, dari segi ijin mereka tidak ada, dan jika melawan petugas itu sanksinya berat.

“Ada sanksi lain selain pembubaran jika tidak mengindahkan perintah dari petugas, apalagi tidak ada ijin. Belum lagi kalau dia melawan petugas dan kami melaksanakan tugas tidak semena-mena namun berdasarkan undang-undang dan aturan. Karena virus ini kita tidak bisa prediksi,” pungkasnya lanjut.

Dicky juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat yakni, paling penting adalah sadari bahaya mengancam diluar. Dan dalam maklumat Kapolri itu harus disadari.

“Kita menghindari perkumupulan, menjaga kebersihan lingkungan, tidak ada penumpukan jumlah sembako berlebihan tidak ada gunanya, dan tidak ada menimbulkan kepanikan. Tidak usah panik, tapi harus tetap dispilin melakukan apa yang dihimbau oleh pelaksana penyelenggara negara tujuannya untuk semua orang itu yang paling penting,” tegasnya.***(Fadhil)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: