Polres Ciamis Bekuk Komplotan Pembobol ATM

CIAMIS JABAR CAKRAWALA.CO ,- Jajaran Kepolisian Ciamis, Jawa Barat berhasil membekuk enam orang anggota kawanan pembobol mesin Anjungan Tumani Mandiri (ATM). Mereka membobol mesin ATM lewat memperdaya para korbannya  dengan modus mengganjal kartu ATM agar macet saat digunakan untuk mengambil uang.

Komplotan pembobol ATM asal Lampung tersebut diketahui telah melakukan kejahatannya sebanyak 21 kali dengan kerugian setiap kali beraksi sekitar Rp. 30 juta rupiah dengan cara transaksi mengganjal kartu ATM dan mengambil uang menggunakan obeng.

Berdasarkan rekaman gambar dari kamera pengintai CCTV milik salah satu Bank Nasional di lokasi ATM tersebut,  menunjukan aksi pembobolan ATM yang berada di kawasan Cikoneng, Kabupaten  Ciamis beberapa waktu lalu.

Tampak  dua orang pelaku yang mengenakan pakaian kemeja terlihat seolah-olah tengah melakukan transaksi pengambilan uang di ATM tersebut. Namun, seorang pelaku yang mengenakan topi justru mengganjal mesin ATM dengan obeng dan selang beberapa detik alat khusus menyerupai besi dimasukan kedalam mesin untuk menarik lembaran uang pecahan Rp 50 ribuan.

Berbekal rekaman CCTV tersebut,  anggota Satreskrim Polres Ciamis akhirnya berhasil menangkap pelaku yang berjumlah enam orang pada Rabu( 18/7/2019) malam.

Aldy, Samani, Rudianto, Apriandi, Hatta dan Atom Rizal merupakan komplotan pembobol mesin ATM asal Lampung yang berhasil dibekuk Kepolisian Ciamis.  Keenam pelaku terpaksa ditembak bagian kakinya setelah berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.

Manurut Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso kepada pata petugas komplotan pembobol ATM ini mengaku sudah beraksi sebanyak 21 kali.

“Mereka beraksi di wilayah ciamis selama sebulan terakhir ini,  setiap kali beraksi mampu mencuri Rp 30 juta rupiah uang milik salah satu bank nasional yang menjadi korbannya,”Kata Kapolres AKBP Bismi kepada wartawan.

Bismi menyebut pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa pakaian,  uang tunai Rp. 40 juta rupiah berikut satu unit kendaraan.

“kami juga mengamankan  obeng serta alat khusus untuk menrik uang saat mereka berhasil memperdaya ATM milik korbannya,”ungkapnya.

Akibat perbuatanya lanjut Bismo, keenam pelaku kejahatan tersebut kini harus mendekam dibalik jeruji besi dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara.

“Sudah kita amankan di Ruang Tahanan Mapolres Ciamis, untuk kita dalami dan terus kembangkan,”pungkasnya.***Dedi Kuswandi/JMB

Facebook Comments
%d bloggers like this: