Cakrawala News
Portal Berita Online

Polres Blitar Kota Turunkan Water Cannon, Pasar Hewan Dimoro Ditutup Sementara

0 230

BLITAR CAKRAWALA.CO – Polres Blitar Kota menurunkan Water Cannon guna membantu Pemkot Blitar melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan Dimoro sebagai upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Satgas PMK Polres Blitar Kota, Ipda Yuno Sukaito menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Blitar terkait penutupan sementara pasar hewan Dimoro untuk pelaksanaan sterilisasi kawasan pasar hewan dalam upaya menekan risiko penularan PMK di pasar hewan terbesar di Blitar tersebut.

“Sesuai hasil koordinasi bersama Pemkot Blitar, kami melakukan sterilisasi yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” ujar Ipda Yuno, Jum’at (10/6/2022).

Sterilisasi kawasan Pasar Dimoro dilakukan dengan menggunakan tanki manual dan pick up modifikasi khusus digunakan untuk penyemprotan disinfektan.

Selain itu, water cannon milik Polres Blitar Kota juga diturunkan untuk memaksimalkan penyemprotan disinfektan.

Yuno menerangkan, kapasitas water cannon menampung cairan disinfektan lebih banyak sehingga lebih efektif untuk menjangkau kawasan pasar Dimoro yang cukup luas.

“Kawasan pasar Dimoro cukup luas. Jadi dengan menggunakan water cannon supaya lebih efektif dan lebih menjangkau kawasan pasar hewan ini,” terangnya.

Lebih lanjut Yuno mengatakan, kegiatan sterilisasi akan dilakukan secara bertahap. Jadwal piket sterilisasi bersama dengan pihak terkait selama penutupan pasar hewan Dimoro.

“Iya, selama dua minggu ke depan, kami sudah membuat jadwal untuk sterilisasi secara rutin. Jadi tidak hanya hari ini saja,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK di Pasar Hewan Dimoro, selain mendirikan Pos Pemeriksaan di pintu masuk, Satgas PMK Kota Blitar juga melaksanakan upaya sterilisasi dan menutup selama dua pekan, mulai hari ini hingga 19 Juni 2022.

Penutupan pasar hewan itu dilakukan setelah adanya temuan pedagang yang membawa hewan ternak suspek penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Untuk sementara kami tutup dulu. Menindaklanjuti temuan hewan ternak yang suspek PMK,” kata Kepala Disperindag Kota Blitar, Hakim Sisworo kepada awak media.

Hakim menjelaskan, penutupan pasar hewan dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK. Sebab sebelumnya ditemukan pedagang dari luar kota yang membawa hewan ternak dengan suspek PMK. (**19/hms/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.