Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Poin Penting dalam Literasi Digital adalah Netiket

0 77

KABUPATEN CIREBON CAKRAWALA.CO – Setiap individu perlu memahami bahwa literasi digital merupakan hal penting yang dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern sekarang ini. Literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis, berhitung, dan disiplin ilmu lainnya. Generasi yang tumbuh dengan akses yang tidak terbatas dalam teknologi digital mempunyai pola berpikir yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

Salah satu poin penting dalam literasi digital adalah Netiket (Network Etiquette): tata krama dalam menggunakan Internet. Kenapa netiket menjadi penting?

Astin Meiningsih dari Mafindo menuturkan tentang pentingnya Netiket dalam webinar Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 wilayar Cirebon, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021). Ia menegaskan etike dan netiket ini harus digalakkan lagi.

“Kita semua bahkan sekalipun di dunia digital, harus mengikuti aturan seperti layaknya di dunia nyata apalagi penggunaan internet berasal dari bermacam negara yang memiliki perbedaan bahasa, budaya dan adat istiadat. Kemungkinan untuk terjadi beda pendapat dan salah paham sangatlah besar,” ujarnya.

Pengguna internet merupakan orang yang hidup dalam anymous yang mengharuskan penyataan identitas asli dalam berinteraksi. Bermacam fasilitas di internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis atau tidak etis.

“Kolaborasi adalah kunci, kita nggak akan bisa melawan konten negatif kalau sendiri, kita harus bergandeng tangan baik itu pemerintah, masyarakat, semua yang terkait dengan dunia digital,” tegas Astin.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Sukabumi ini merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang juga dihadiri narasumber lain yaitu Loina Lalolo Krina Perangin-angin (SGU, Mafindo, Tular Nalar), Dr. Rita Gani (Mafindo, Japelidi, Fikom Unisba) dan Giri lukmanto (Mafindo).

Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia Kegiatan ini diprakarsai Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.