Plang PKL JP Kadarluarsa Harus Diganti, Wakil Walkot Jakpus: PKL Gak Mau Diatur Akan Ditutup 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Soal plang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Lokasi Sementara (Loksem) binaan Sudin KUKMP di wilayah Jakpus yang kadarluarsa.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi tegaskan Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Pusat yang dipimpin Richard Bangun Hutagalung segera bekerja untuk mengganti seluruh plang PKL Loksem.

Pasalnya, plang yang teronggok di Loksem tersebut sudah kadarluarsa. “Nanti kita minta Kasudin KUKMP Jakpus, Richard Bangun mengganti plang tersebut,” jelas Irwandi, Kamis (11/10/2018) sore.

Untuk mencegah PKL Loksem beranak pinang, Mantan Kadis KUKMP Provinsi DKI ini akan mengevaluasi perpanjangan PKL Loksem yang dua tahun sekali diperpanjang.

“Perpanjangan ke dua harus ganti pedagang untuk menghindari PKL beranak pinang,” tandasnya.

Ia menambahkan, dua tahun pertama dan kedua kalau pedagang nya itu-itu saja harus diganti pedagangnya dengan yang baru.

“Nanti kita sponsorin untuk wilayah Jakpus. Kalau PKL gak mau diatur lokasi PKL itu harus ditutup,” paparnya.

Sementara, tokoh masyarakat, Budi menilai kinerja Sudin KUKMP Jakpus patut dipertanyakan, selain plang yang sudah puluhan tahun tidak disentuh. Keberadaan eks pedagang loksem juga tidak dikembalikan fungsi. Walaupun sudah dihapus.

“Untuk menghindari kekumuhan diwilayah akibat PKL tersebut lebih baik lokasi mereka berjualan ditutup saja,” tandasnya. (Van)

Facebook Comments