Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Pindahkan Dana APBD ke Rekening Pribadi, Mantan Bupati Tolikara Ditahan Polda

116

CAKRAWALA, JAYAPURA – Mantan Bupati Kabupaten Tolikara periode tahun 2006-2011 berinisial JT kini mendekam di sel tahahan Mapolda Papua lataran telah melakukan tindak pidana pencucian uang Pemkab Kabupaten Tolikara tahun 2006 sampai dengan Tahun 2007.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal ketika ditemui di Mapolda Papua membenarkan penahanan terhadap mantan Bupati Tolikara Beinisial JT oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua lantaran terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang senilai Rp. 32,6 Milliar

“Benar saat ini Mantan Bupati Tolikra JT sudah mendekam di sel tahanan Mapolda, sebelumnya kami telah lalukan pemanggilan pertama namun JT mangkir, setelah di lakukan pemanggilan kedua langsung dilakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan dari Jakarta dan di Bawa ke Jayapura, setelah kami periksa, langsung kwmi tetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kamal Kamis (26/10/2017) sore kepada wartawan.

Kamal menuturkan kasus pencucian uang tersebut terjadi dimana  pada periode tahun 2006 sampai dengan 2007 saudara JT selaku Bupati Kabupaten Tolikara telah membuat surat kepada Kepala Bank Mandiri cabang Wamena selaku pengelola Kasda Kabupaten Tolikara untuk memindah bukukan uang dari Kasda ke dalam 2 (dua) rekening pribadinya di Bank Mandiri dengan total sebesar 32.6 milliar Rupiah.

“JT ditetapkan tersangka setelah penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi dimana masing-masing termaksud mantan Kabag Keuangan Kabupaten Tolikara tahun 2005 sampai dengan 2008,” Jelas Kama.

Sselain itu Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua juga telah mengamankan barang bukti tujuh lembar rekening koran Kasda Pemda Tolikara, 12 lembar rekening Koran JT Bank mandiri Wamena,  24 lembar rekening koran pada Bank Mandiri Wamena, 12 (Dua Belas) lembar Foto copy Surat Bupati Tolikara terkait pemindah bukuan uang dengan total  32,6 miliar Rupiah.

Atas perbuatannya maka tersangka JT akan dijerat dengan pasal  pasal 2 ayat (1) Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi dan/atau pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan tindak pidana Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara. (NugMTP)

Comments are closed.