Cakrawala News
Portal Berita Online

Pilkada Manado Terancam Dibatalkan

MANADO.SULUT.CAKRAWALA.CO,- Belum ditanda tanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Walikota Manado untuk Pilkada di Manado. Ternyata berimbas tertundanya tahapan Pilkada di KPU Manado. Hal ini diungkapkan ketua KPU Manado Sunday Rompas di ruangan kerjanya, Rabu (20/11/2019) sore tadi.

“Kami sangat menyesal dan prihatin atas sikap Pemkot sampai saat ini belum menandatangi NPHD, karena KPU tidak ada anggaran untuk tahapan Pilkada jika NPHD belum ditandatangani walikota,” sesal Ketua KPU Manado Sunday Rompas

Lanjut Rompas, dari semua daerah di Indonesia yang melaksanakan Pilkada ada tiga daerah yang belum menandatangi NPHD. Tapi dua daerah menurut Rompas sudah ada progresnya, sebaliknya kota Manado belum ada sama sekali. Dan ini sangat mengganggu tahapan Pilkada.

“Setiap kali akan melakukan penandatanganan NPHD di kantor Walikota, selalu maju mundur maju mundur, tidak ada kepastian,”tegas Rompas.

Pasalnya, sabtu ini seharusnya KPU Manado mengutus dua orang untuk ikut bimbingan tehnis di KPU RI. Tapi karena Walikota belum menandatangani NPHD, akhirnya KPU Manado tidak ikut kegiatan tersebut.

“Kami harusnya kirim dua orang untuk tenaga operator ikut bimbingan tehnisi di Jakarta, tapi mau ikut bagaimana kalau anggarannya tidak ada,”tandas Rompas.

Rompas menambahkan, Sekretaris Pemerintah kota Manado, mengatakan bahwa kami disuruh menunggu Walikota tanggal 23 November nanti, yang akan tiba di Manado. Maka putusannya nanti Walikota tiba di Manado, apakah Pilkada dibatalkan atau dilanjutkan.

Tapi lanjut Rompas, KPU Manado akan berkonsultasi dengan KPU Sulut dan KPU RI, langkah yang akan ditempuh. Jika NPHD belum juga ditandatangani Walikota Manado. (***) dianra

 

%d bloggers like this: