Cakrawala News
Portal Berita Online

Pilgub Sulsel, Lembaga Survey JSI Menyebutkan Pasangan Punggawa Masih Tertinggi

33

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Lembaga survei dan konsultan pemenangan nasional, Jaringan Suara Indonesia (JSI) membocorkan data survei terbarunya untuk Pilgub Sulsel yang pengambilan datanya dilakukan Februari 2018. dari data tersebut lembaga survey JSI masih menempatkan posisi IYL- Cakka sebagai pasangan yang tingkat popularitas yang tertinggi.

Direktur Jaringan Suara Indonesia (JSI), Fajar S Tamin menyebutkan, jika pemilihan Gubernur Sulsel dilaksanakan Februari atau saat ini, maka posisi paling tinggi akan dicapai Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (Punggawa), Sementara di posisi kedua adalah pasangan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS).

Di posisi ketiga dan keempat masing diraih oleh pasangan Nurdin Halid – Azis Qahhar Mudzakkar (NA-Azis) dan pasangan Agus Arifin Numang – Tanribali Lamo (AAN – TBL).

Meski demikian, Fajar memilih tidak menyebut angka atau persentase elektabilitas masing-masing kandidat. Alasannya hal itu hanya untuk konsumsi internalnya.

“Di hasil survei kami di Februari 2018, posisinya seperti itu. IYL-Cakka paling di atas, dan disusul NA-ASS, NH-Aziz dan Agus-TBL, dan jika pemilihan dilaksanakan pada bulan ini (Maret 2018) maka pasangan IYL-Cakka bisa menang.” ungkap Fajar.

Selain itu, JSI juga menyatakan jika dilakukan simulasi, maka ada salah satu kandidat jika dihilangkan, suaranya cenderung akan berpindah ke pasangan IYL – Cakka.

Data lain yang disampaikan JSI yakni jumlah pemilih modern dan tradisional. Di Sulsel ini ada sekira 40 persen pemilih tradisional yang akan memilih berdasarkan kepribadian kandidat. Sementara pemilih modern hanya berkisar 24 persen,yang akan memilih berdasarkan potensi kandidat.

Manajer Riset Celebes Research Center (CRC), Wahyuddin menambahkan, saat ini sangat sulit untuk mengubah pilihan pemilih hanya dengan program.

“Meski kandidat telah menawarkan beberapa program, itu masih akan sulit untuk mengubah pilihan rakyat di Pilkada,”demikian kata Wahyuddin. (Rez)

Comments are closed.