Cakrawala News
Portal Berita Online

Pidato Kebudayaan Puan Maharani di Undip Bedah Budaya dan Politik Pembangunan

0 142

SEMARANG, CAKRAWALA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Puan Maharani melakukan kunjungan ke Kota Semarang, Jumat, 26 Juli 2019.

Kehadiran Puan Maharani ke Kota Semarang untuk memenuhi undangan dari Universitas Diponegoro sebagai keynote speaker atau pembicara kunci dalam Seminar Nasional bertajuk “Manusia dan Politik Pembangunan”, yang digelar di gedung Prof. Soedarto, kampus Undip Tembalang, Semarang.

Hadir dalam seminar tersebut Gubernur Ganjar Prabowo, Bupati, dan Walikota se-Jawa Tengah, serta civitas akademika Universitas Diponegoro.

Dalam paparannya, Puan membahas pentingnya pembangunan karakter di samping keahlian. “Keahlian itu perlu, tetapi keahlian tanpa dilandasi dengan jiwa besar tidak akan mungkin mencapai tujuannya. Inilah perlunya, sekali lagi mutlak perlunya nation and character building,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan menegaskan dalam pembangunan selalu berlandaskan pada Pancasila dan gotong royong. “Dalam konteks pembangunan karakter bangsa inilah maka membangun manusia dan kebudayaan Indonesia juga diarahkan pada pembentukan kualitas warga negara, masyarakat dan budaya yang berlandaskan pada kepribadian bangsa Indonesia, yaitu Pancasila atau gotong royong. Karena intisari dari Pancasila, yaitu gotong royong.” katanya.

Menurut Puan, Indonesia merupakan bangsa besar yang terdiri dari 714 suku bangsa, memiliki 1.100 bahasa daerah di 17.000 pulau yang disatukan oleh Pancasila. Untuk itu dalam membangun manusia dan kebudayaan Indonesia yang berlandaskan Pancasila, diperlukan empat strategi kebijakan. Salah satu strategi itu adalah memperkuat budaya inklusif, toleran, dan berbhinneka tunggal ika, yang merupakan syarat dalam membangun Indonesia yang penuh keragaman.

Yang tak kalah penting juga membangun SDM Indonesia agar memiliki karakter dan kemampuan daya saing dalam menghadapi kemajuan teknologi, industri, dan keterbukaan informasi. Selain itu, membudayakan nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong dalam setiap kehidupan bermasyarakat.

Terakhir, mengembangkan kebudayaan untuk kesejahteraan rakyat dan kelestarian kebudayaan nasional.

Selain Puan Maharani, dalam Seminar Kebudayaan yang digagas DPP IKA FIB Undip bekerja sama dengan FIB Undip dan Kementrian Koordinator PMK tersebut juga tampil budayawan beken Mohamad Sobari dan Rektor Undip Profesor Yos Johan Utama. (Syam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.