Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Petrokimia Gresik Sulap Sarana Olahraga menjadi Ruang Isolasi Covid-19

0 125

GRESIK, CAKRAWALA.CO – PT Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik dengan menyediakan ruang isolasi darurat di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik.

Sekretaris PT Petrokima Gresik Yusuf Wibisono menyatakan langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika pertumbuhan kasus positif Covid-19 di Gresik terus meningkat. Mengingat laju pertumbuhan kasus positif di Gresik terus naik, sementara rumah sakit rujukan memiliki kapasitas daya tampung ruang isolasi yang terbatas.

“Untuk itu kami berkerjasama dengan RSPG dan Koperasi Karyawan Keluarga Petrokimia Gresik (K3PG) dalam penyediaan ruang isolasi darurat berkapasitas 80 tempat tidur dan sarana pendukung lainnya,” ujar Yusuf, Kamis (9/7/2020).

Dijelaskan Yusuf, terdapat 40 ruang isolasi yang masing-masing ruang terdapat 2 tempat tidur. Ruang isolasi tersebut diperuntukkan bagi pasien positif Covid-19 dengan kategori sedang. Sedangkan yang akut tetap dirawat di Rumah Sakit Petrokimia Gresik.

“Semoga ruang isolasi ini secepatnya bisa digunakan. Tinggal melengkapi isinya. Dan Rumah Sakit Petrokimia sudah merekrut perawat dan dokternya,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerja tampak memasang dinding non permanen di beberapa bagian, serta membersihkan lantai sebelum menempatkan tempat tidur dan alat-alat kesehatan.

Lebih lanjut Yusuf menambahkan, Petrokimia Gresik sebagai objek vital nasional berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah pandemi seperti saat ini, sehingga perusahaan dituntut untuk sigap dalam mengantisipasi situasi ini.

“Kami diamanatkan pemerintah untuk memproduksi 4,1 juta ton pupuk, tentunya berharap situasi ini tidak mengganggu ketahanan pangan sehingga sejak awal pandemi kami menerapkan kerja di rumah kecuali yang dibagian produksi,” tambahnya.

Menurut Yusuf, jumlah karyawan di Petrokimia dan anak perusahaannya mencapai sekitar 15 ribu orang. Sehingga perlu antisipasi jika ada yang terpapar Covid-19 tidak membebani pemerintah.

“Kami berharap tidak ada penambahan kasus positif lagi di Gresik, namun apapun perkembangan ke depan kami sudah melakukan antisipasi secara optimal,” tandasnya. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: