Cakrawala News
Portal Berita Online

Petisi Bela Palestina: Bekukan AS di PBB Hingga Boikot Produk

121

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Aksi Bela Palestina yang digelar di Monumen Nasional Minggu 17/12/2017 dengan dihadiri jutaan orang menyampaikan petisi atau tuntutan kepada Presiden Donald Trump.

Petisi itu intinya menyerukan kepada Donald Trump untuk segera mencabut pengakuannya atas Ibukota Israel di Yerusalem, karena hal itu melanggar hak asasi manusia, mencederai upaya perdamaian yang selama ini sedang diusahakan oleh banyak negara. Jika tidak segera dicabut maka Amerika Serikat akan kehilangan legitimasi menjadi penengah perdamaian antara Palestina dan Israel.

Petisi itu dibacakan oleh Sekjen MUI Anwar Abbas di depan jutaan ummat Islam dan ummat dari negara lain di lapangan monumen Nasional Minggu, 17/12/2017).

Beberapa petisi itu juga menyerukan kepada semua negara untuk menolak aksi sepihak dan illegal Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

Mendesak kepada semua negara yang selama ini telah membuka hubungan diplomatik dengan Israel, terutama negara-negara yang tergabung dalam OKI, agar memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel.

Mendukung hasil Konperensi Islam di Istambul Turki pada tanggal 13 Desember 2017, yang menyepakati untuk terus mendorong agar hak-hak negara Palestina dapat terwujud secara permanen. Termasuk hak menentukan nasib sendiri, dan merdeka dengan ibukota di Yerusalem atau al-Quds.

Jika Presiden Amerika serikat Donald Trump tidak segera mencabut pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel, “maka kami mendesak PBB segera gelar sidang PBB untuk memberikan sanksi tegas dengan membekukan Amerika sebagai anggota PBB atau memindahkan markas PBB dari Amerika Serikat ke negara lain.”

Mendesak DPR untuk membentuk Pansus untuk meninjau kembali perusahan asing khususnya Amerika Serikat di Indonesia.

Petisi lainnya adalah menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk memboikot produk Amerika Serikat dan Israel, yang beredar di tanah air, dan mengutamakan produk-produk buatan bangsa sendiri.

Lainnya adalah menyerukan kepada negara-negara anggota OKI untuk terus menggalang bantuan kemanusiaan dan pembangunan bagi Palestina. (fur/viva)

Comments are closed.