Cakrawala News
Portal Berita Online

Petani Tebu Dukung Lelang Gula Rafinasi

99

JAKARTA, CAKRAWALA.CO, Lelang online penjualan gula rafinasi yang rencananya akan dimulai pemerintah pada awal Oktober 2017 mendapat dukungan sejumlah pihak, salah satunya Asosiasi Petani tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

Ketua Umum Dewan Pembina DPP APTRI HM Arum Sabil di Jakarta, Rabu malam (13/9) kepada Antara mengatakan, lelang gula rafinasi adalah langkah yang tepat. “Pemerintah melakukan lelang gula rafinasi adalah langkah yang sangat tepat karena punya dampak multi manfaat,” katanya.

Multi manfaat itu menurut Arum, pertama pemerintah bisa memantau kapasitas produksi industri gula rafinasi dan total kapasitas kebutuhan industri makanan dan minuman sebagai pengguna.

Kedua, pemerintah dan masyarakat bisa ikut mengetahui dan memantau siapa dan berapa jumlah raw sugar yang diimpor oleh perusahaan industri gula rafinasi dan kepada siapa saja gula rafinasi itu didistribusikan melalui lelang tersebut.

Ketiga, pemerintah akan lebih mudah memperhitungkan penerapan pajak kepada produsen gula rafinasi yang bahan bakunya dari raw sugar impor dan kepada para perusahaan insdutri makanan dan minuman sebagai pembeli.

Sistem lelang ini juga menguntungkan petani, karena gula rafinasi diyakini bisa benar-benar digunakan untuk kepentingan industri makanan dan minuman dan tidak merembes ke pasar konsumsi lokal.

Jika terjadi penyimpangan, penegak hukum akan mudah mendeteksi pelakunya, karena lelang tersebut mendata semua penjual dan pembeli gulanya. Menurut Arum, kebocoran peredaran gula rafinasi sudah merambah ke pasar tradisional dan modern. Paling dominan di luar Pulau Jawa.

Skema lelang gula rafinasi sendiri, merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perdagangan No. 40/M-DAG/PER/3/2017 atas Perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No. 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas di Pasar Komoditas Jakarta (PKJ).***Ryan

Comments are closed.