Cakrawala News
Portal Berita Online

Petani Mukti Jaya Keluhkan Tengkulak dan Minim Pasokan Air 

0 98

ROKANHILIR, CAKRAWALA.CO – Para petani padi di wilayah Kepenghuluan Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang, Rokan Hilir mengeluhkan harga gabah yang cenderung dipermainkan oleh tengkulak.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah kelompok tani wanita Bunga Bangsa kepada Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, saat meninjau lahan sawah seluas 175 hektar yang dikelola sebanyak 650 petani, Senin (14/9) lalu.

Selama ini, kata petani, produksi pertanian milik mereka cukup tinggi. Namun, mereka hanya bisa pasrah menerima harga yang ditawarkan oleh tengkulak.

ads bukopin

“Kami meminta agar pemerintah memutuskan mata rantai tengulak yang datang dari luar Rohil membeli gabah dengan harga murah,” pinta salah seorang petani.

Selain itu, para petani juga berharap pemerintah dapat mengatasi minimnya pasokan air ke sawah milik mereka.

“Kurangnya ketersediaan pasokan air yang menjadi kendala bagi kami dalam memenuhi kebutuhan pertumbuhan padi sehingga sulitnya mendapatkan benih padi unggul untuk dijadikan bibit,” tuturnya.

Disamping itu juga, salah seorang anggota koperasi tani menyampaikan kendala untuk memperoleh sertifikat halal dan izin usaha bagi anggota yang memiliki usaha UMKM.

Mendengar berbagai hal tersebut, Bupati Rokan Hilir dalam arahannya mengatakan para petani merupakan ujung tombak kesuksesan sektor pertanian di Kabupaten Rohil.

“Apa yang menjadi kendala, akan kita tampung. Termasuk soal tengkulak, pasokan air dan sertifikat halal bagi pelaku UMKM,” kata Bupati Suyatno yang didampingi Asisten III H. Ali Asfar dan Plt Kominfotiks, Hermanto Uban.

Suyatno berjanji, pihaknya akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama dengan Badan usaha Milik Daerah (BUMD), agar bisa bekerja sama untuk mendistribusikan hasil panen petani dengan harga yang bisa lebih menguntungkan.

 

Reporter: Hery Chandra Winata. P

Editor: Taufik. K

Leave A Reply

Your email address will not be published.