Cakrawala News
Portal Berita Online

Pesta Pernikahan di Garut Masih Boleh, Asal Prokesnya Makin Ketat

0 59

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat tidak akan melarang warganya menggelar pesta pernikahan sepanjang pelaksanaannya mengikuti protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat dan terukur.

Bupati Garut Rudy Gunawan mempersilakan masyarakat untuk menggelar pernikahan dan sejenisnya, namun acara hajatannya tidak boleh menimbulkan kerumunan yang tidak terkendali dan cenderung mengabaikan prokes.

“kami tidak meninginkan kerumunan di acara pernikahan menjadi klaster baru. Penyelenggara pernikahan harus sanggup tak membuat kerumunan. Silahkan tidak dilarang (pernikahan), hanya tidak boleh ada kerumunan. Harus ada pengaturan soal tamu yang datang,” Kata  Rudy kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

ads bukopin

Menurutnya, Satpol PP akan dikerahkan untuk terus berpatroli dan memantau kegiatan hajatan pernikahan warga.

“Kami akan menindak tegas jika ditemukan kerumunan di acara pernikahan. Hal itu sesuai dengan pembatasan yang tengah diterapkan,”ungkapnya.

Rudy juga menyampaikan kekhawatirannya, jika  protokol kesehatan di acara pesta  pernikahan tidak dijalankan dengan baik.

“Penyelenggara bisa mengatur jadwal tamu yang akan datang ke pesta pernikahan dengan sebaik mungkin . Jam kedatangannya diatur. Biar tidak ada antrean. Kita semua sama-sama jaga protokol kesehatan biar kasus (covid-19) tidak semakin banyak,” imbuhnya.

Ia menambahkan tidak hanya acara pernikahan, pembatasan juga akan diterapkan di tempat-tempat pertemuan atau potensi keramaian. Kapasitas tempat pertemuan hanya boleh diisi setengahnya.

“Seperti di Pendopo misalnya sekarang cuma boleh 150 orang. Biasanya kan bisa sampai 400-an. Pokoknya cuma boleh 50 persen maksimal. Kalau lebih akan dibubarkan,” tegasnya.***jmb

Leave A Reply

Your email address will not be published.