Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Pertamina Lubricants Gresik Gandeng Karang Taruna Kembangkan Eduwisata ‘Ngopi Bayar Pake Sampah’

0 1,142

GRESIK, CAKRAWALA.CO – PT Pertamina Lubricants melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menggandeng Karang Taruna Kelurahan Sidokumpul Kecamatan/Kabupaten Gresik menggabungkan budaya ‘ngopi’ dengan isu lingkungan.

Acara yang mengambil tema ‘Rembug Akur Ngopi Bayar Pakai Sampah’ itu juga dilakukan launching Kampung Eduwisata Kerajinan Daur Ulang Sampah dan Urban Farming Kelurahan Sidokumpul bertempat di Warkop Kopi Sampah (Kosam) Jalan Raya Keramat Langon Kelurahan Sidokumpul Kecamatan/Kabupaten Gresik, Rabu (2/6/2021).

Keberadaan Kampung Eduwisata Kerajinan Daur Ulang Sampah dan Urban Farming Kelurahan Sidokumpul diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Bupati Yani sangat mengapresiasi karya anak muda kelurahan Sidokumpul yang kreatif dan inovatif.

“Ini bukan kreatif dan inovatif saja, tetapi juga sangat peduli lingkungan di sekitarnya. Dan ini yang diharapkan oleh Pemkab Gresik. Masyarakatnya yang sadar lingkungan. Jagongan sambil ngopi tetapi tetap peduli lingkungan” ungkap Gus Yani sapaan akrabnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Moh Najikh menambahkan, kehadiran Kampung Eduwisata Kerajinan Daur Ulang Sampah ini sangat bagus terhadap lingkungan sekitar, ini akan mengurangi sampah yang dibuang sembarangan.

“Adanya kampung sampah ini sangat efektif, karena sampahnya di daur ulang untuk kerajinan. Dan ini yang harus dicontoh oleh warga lain” tukas Najikh.

Sementara dari pihak PT Pertamina Lubricants Manager Production Unit Gresik, Dody Arief Aditya mengatakan, PT Pertamina Lubricants melalui Production Unit Gresik memiliki komitmen tinggi untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dengan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan atau yang dikenal Corporate Social Responsibility (CSR).

“Hal ini kami lakukan bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat baik di bidang ekonomi, sosial, lingkungan, budaya dan kesehatan” ujar Dody.

Menurut Dody, salah satu pelaksanaan program CSR yakni Ngopi Bayar Pakai Sampah ini merupakan bentuk komitmen untuk mulai mengurangi penggunaan plastik maupun sampah lapak di lingkup masyarakat.

“Selain itu juga menyadarkan masyarakat luas akan pentingnya pemanfaatan sampah plastik untuk didaur ulang menjadi barang yang bemilai ekonomis” tegas dia.
Dody mengungkapkan, pada bulan Agustus 2019 lalu dikembangkan inovasi program Ngopi Bayar Pakai Sampah di Kedai Kopi Sampah dan menjadi Kedai Kopi pertama di Kabupaten Gresik yang menghadirkan inovasi ini.

“Kehadiran Kopi sampah telah berperan aktif dalam mengurangi jumlah sampah kering di wilayah Kelurahan Sidokumpul. Adapun dengan kegiatan ini di tahun 2020, berhasil menyumbang jumlah pengurangan sampah yang ke TPS sebesar 1 ton sampah kering atau 0,082 % dari jumlah sampah keseluruhan di Kelurahan Sidokumpul” paparnya.

Dikatakan Dody, untuk mengembangkan daya tarik konsumen di kegiatan Ngopi Bayar Pakai Sampah, ia mengembangkan jenis penukaran yang ditawarkan berupa penukaran terhadap produk kami berupa pelumas pertamina. Hingga di Tahun 2021 ini, kami terus berupaya untuk menghadirkan inovasi dengan mendampingi Kedai Kopi Sampah untuk menjadi pelopor zero waste café di Kabupaten Gresik.

“Sebagai pengaplikasian kegiatan, Kedai Kopi Sampah memberlakukan SOP melalui penerapan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replacement) sehingga membatasi penggunaan plastik dari sedotan, kantong plastic, cup minuman agar mampu memberikan brand eco cafe atau kedai ramah lingkungan” terang dia. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.