Cakrawala News
Portal Berita Online

Pertamina Kembangkan Program Pertashop Di Desa – Desa

0 40

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- PT Pertamina kini tengah mengembangkan  agar program Pertamina Shop (Pertashop)  disemua kabupaten/Kota di DIY dan secepatnya merealisasikannya. Hadirnya Pertashop tersebut merupakan unit usaha pom mini resmi milik PT Pertamina. Sementara Pertashop di DIY kini baru ada 6 unit ada di Kabupaten Kulonprogo, Sleman serta Gunungkidul.

 Badan Pengatur Hilir (BPH) minyak dan gas bumi mendorong agar  Pertashop juga segera didirikan di Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Pertamina juga memberikan potongan harga Rp 35.000, bagi warga yang menukarkan gas tiga kilogram dengan bright gas. 

Sementara itu warga maayarakat meminta kepada Pertamina agar melakukan pengawasan terhadap penggunaan gas 3 kilogram oleh pengusaha. Selain itu kelangkaan yang kerap terjadi  disetiap hari besar diharapkan mendapatkan perhatian khusus.   Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan bertajuk ’Sosialisasi tugas fungsi dan capaian kinerja Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi’ di Graha Gandung Pardiman Center, Karangtengah Imogiri, Sabtu (26/9).

ads bukopin

Acara tersebut dibuka anggota DPR RI, Drs HM Gandung Pardiman MM dan diikuti  ratusan peserta dari berbagai unsur diantaranya, AMPI, AMPG, Pembela Pancasila Sakti (PPS), Gepako, Kosgoro.

Dalam sosialiasi menghadirkan narasumber, Sekretaris BPH Migas, Bambang Utoro, Sales Branch Manager  Rayon 3 DIY, Joko Priyambodo dengan moderator John S Keban. 

Sales Branch Manager  Rayon 3 DIY, Joko Priyambodo mengungkapkan, program pertashop merupakan program usulan dari Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya memberikan kemudahan masyarakat di desa yang masih kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kemudian Pertamina diminta menyediakan semacam lembaga penyalur kecil. Terobosan itu sekaligus jadi jawaban Pertamina siap menghadirkan BBM di desa.  Khusus di DIY, baru ada enam Pertashop tersebar di Gunungkidul, Kulonprogo serta Sleman.    Tahun depan akan ada penambahan, karena dilapangan ada permintaan. 

“Dari teman-teman desa yang sudah mengetahui ada program Pertashop juga minta informasi itu,” jelasnya.

Komoditas Pertashop, meliputi Pertamax, pelumas serta bright gas. 

“Karena Pertashop ini resmi dari Pertamina harganya juga sama dengan ketika beli di SPBU, pengukuran juga memanfaatkan tera,” ujar Joko.

Terkait dengan pandemic Covid-19, SPBU milik Pertamina  semua operator harus melaksankan protokol kesehatan. Operator selalu bersinggungan dengan konsumen harus selalu melakukan pengecekan suhu. Termasuk disediakannya sarana prasaran untuk cuci tangan. 

 “Pertamina setiap harinya selalu memonitor apakah tindakan sesuai protokol kesehatan sudah dilakukan atau belum. Bahkan diagen agen elpiji kita semua sudah menerapkan jaga jarak,” terangnya.

Gandung Pardiman mengungkapkan, program tersebut sebagai upaya mengedukasi  masyarakat terkait  pencapaian dari Pertamina. Sehingga  warga bisa mengetahui perkembangan dari Pertamina itu sendiri. 

” Kami berharap ini bisa memberikan informasi jelas  bagi warga,” pungkas Gandung. ( Okta/ Santosa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.