Cakrawala News
Portal Berita Online

Persiapan PTM Terbatas Universitas, Ummad Gencarkan Vaksinasi

0 649

Madiun, Cakrawala.co – Wajib vaksin adalah kebijakan yang bagus, karena secara tidak langsung dapat ikut serta dalam penanganan melawan Covid-19. Menuju herd immunity (Kekebalan Kelompok), sudah selayaknya mahasiswa memberi contoh yang baik bagi masyarakat.

Menjelang penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) mendapat jatah ribuan vaksin jenis Sinovac dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Gerai vaksin yang dibuka sejak pagi, diserbu calon penerima vaksin dosis kedua, mulai anak-anak hingga lansia, di halaman kampus Ummad, Sabtu (19/9/2021).

Nadia Karlina, salah satu peserta vaksinasi mengatakan, vaksinasi diyakini tidak hanya memberikan perlindungan kepada diri sendiri, tapi secara tidak langsung melindungi orang lain juga secara komunal. Apalagi saat ini sebagai salah satu persyaratan memperoleh pelayanan umum, harus memiliki sertifikat vaksinasi.

“Ini sudah dosis kedua. Dengan ikut vaksinasi, harapannya kasus positif covid-19 berkurang dan perlahan menghilang. Tapi protokol kesehatan terutama pakai masker nggak boleh kendor,” ujar Nadia.

Hal senada juga disampaikan Ayu Rismawati, Covid-19 tidak sekadar menyerang kesehatan diri saja, namun juga berdampak di berbagai aspek, salah satunya ekonomi. Maka dari itu, vaksinasi merupakan salah satu hal yang benar untuk dilakukan, sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah.

“Setelah disuntik nggak ada efek apa-apa sih, cuma nyeri sedikit, wajar. Untuk yang belum ikut vaksin, segera vaksin, jangan terjebak informasi yang salah tentang vaksinasi,” pesannya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad), Mujahidin menyebut, pada dosis pertama, sedikitnya 4.350 peserta telah tervaksin. Sementara pada dosis dua di hari ke empat ini sudah lebih dari 4.000 suntikan diterimakan kepada peserta vaksinasi.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap vaksin sangat luar biasa. Pada dosis pertama sekitar 4.350 peserta, untuk yang dosis kedua ini, sudah 4.000 dosis,” tandas Mujahidin. *(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.