Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Persiapan Larangan Mudik, Polres Madiun Gelar Apel Pengamanan

0 399

Madiun, Cakrawala.co – Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri identik dengan tradisi pulang kampung atau mudik. Namun di Tahun 2021 ini, sekali lagi para perantau harus menahan diri untuk bertemu keluarga tercinta. Hal ini seperti diketahui, bahwa sampai saat sekarang, pandemi Covid-19 masih melanda bumi pertiwi tercinta.

Menindaklanjuti Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Ramadhan 1442 H terhitung mulai tanggal 22 April – 24 Mei 2021, Polres Madiun menggelar apel kesiapan pengamanan larangan mudik menjelang hari raya Idul Fitri Tahun 2021.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Madiun Ahmad Dawami, didampingi Kapolres Madiun AKBP R Bagoes Wibisono dan Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles, bertempat di Lapangan Tribrata Polres Madiun, Senin 26 April 2021.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan, kebijakan larangan mudik tersebut diterapkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pertambahan angka penyebaran Covid-19 pada libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2021. Bupati menyebut, belajar dari kasus yang sudah terjadi sebelumnya, bahwa setiap libur panjang, maka dipastikan terjadi penambahan kasus positif Covid-19.

“Jadi targetnya kita hindari lonjakan yang selalu terjadi di setiap momen liburan. Seperti libur Hari Raya kemarin, libur Natal, libur Tahun Baru, semuanya ada lonjakan. Makanya, yang pertama kita lakukan adalah mengendalikan jumlah penambahan konfirmasi positif Covid-19,” kata Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun.

Bupati juga telah mengantisipasi pemudik yang nekat mudik dengan melakukan rangkaian tes kesehatan oleh Dinas Kesehatan dan pemeriksaan kelengkapan dokumen perjalanan oleh Tim Satgas setempat. Apabila ditemukan pemudik yang positif Covid-19, maka akan dilakukan tindakan karantina.

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP R Bagoes Wibisono menjelaskan, dalam upaya mendukung kebijakan tersebut Polda Jatim telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain Operasi Keselamatan Semeru 2021 yang dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai 25 April 2021. Fokus operasi yakni sosialisasi larangan mudik lebaran tahun 2021.

Bagoes melanjutkan, mengantisipasi masyarakat yang mudik lebih awal, pihaknya juga melakukan penyekatan dengan menempatkan personel gabungan yang berjaga selama 24 jam di beberapa titik penyekatan, diantaranya di Saradan dan Exit Tol Dumpil, Kabupaten Madiun. Diungkapkan Bagoes, berdasarkan sistem memang tidak semua lokasi dilakukan penyekatan, namun dengan tetap menerapkan rayonisasi.

“Kita masuk di rayon 5 Mataraman, jadi untuk wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo dan Pacitan itu masih satu rayon. Artinya, untuk masyarakat di wilayah tersebut masih bisa mobilisasi. Tetapi catatannya adalah, kalau keluar dari rayon tersebut maka akan dilakukan penyekatan. Tidak boleh masuk ataupun tidak boleh keluar,” tegas Bagoes menutup wawancara.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.