Cakrawala News
Portal Berita Online

Pernyataan Sikap Wakil Gubernur Melawan Korupsi di Gorontalo

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2018 digelar hampir diseluruh daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen semua pihak dalam memberantas korupsi, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Di Provinsi Gorontalo, peringatan hari Anti Korupsi digelar di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Minggu (9/12/2018).

Pada kegiatan itu Pemerintah ramai-ramai membacakan pernyataan sikap melawan korupsi yang di pimpin langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim. Pembacaan penyataan sikap ini juga diikuti oleh Bupati dan Wali Kota se Provinsi Gorontalo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Ada tujuh poin yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mencegah dan melawan korupsi. Berikut isi pernyataan sikap yang dibacakan Idris Rahmin dihadapan kepala daerah dan seluruh aparatur pemerintah:

“Saya Wakil Gubernur Gorontalo dengan ini menyatakan : Pertama, melawan segala bentuk perilaku korupsi yang terjadi di lingkungan kerja dan tempat tinggal. Kedua, menggalang kerja sama dengan semua pihak dalam melawan sikap koruptif dalam segala bentuk. Ketiga, mendorong aparat pemerintah untuk melawan korupsi demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Keempat, mendorong proses pendidikan anti korupsi khususnya di kalangan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Gorontalo agar berani melawan korupsi dan mengembangkan budaya baru yang lebih bersih, adil, serta berbagi dan berbela rasa. Kelima, akan terus berusaha menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan yang pengelolaannya dipercayakan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo. Keenam, perilaku korupsi akan merusak struktur pemerintahan dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangungan. Ketujuh, mari kita berantas korupsi di Bumi Gorontalo tercinta ini”.

Idris Rahim mengungkapkan, peringatan Hari Anti Korupsi Internasional bisa menjadi momentum untuk mencegah, memberantas dan melawan korupsi dalam segala bentuk. Menurutnya, korupsi adalah perbuatan hukum yang hanya menguntungkan diri sendiri dan segelintir orang, serta merugikan Negara dan Daerah.

“Korupsi adalah musuh kita bersama, mari kita cegah dan berantas bersama-sama,” ujar Idris.

Sementara menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Firdaus Dewilmar, cara menekan angka korupsi di Provinsi Gorontalo, pihaknya lebih mengedepankan pencegahan daripada penindakan. Tugasnya adalah menekan persoalan hukum sedini mungkin sehingga pelaksanaan pembangunan dapat menyentuh dan mensejahterakan masyarakat.

Saat ini pihak kejaksaan bersama seluruh masyarakat ikut mensosialisasikan dan mengawal pelaksanaan program-program pembangunan yang ada di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Sementara dari sisi penindakan, kejaksaan akan melakukannya secara jujur, berintegritas, profesional, objektif, tidak mengada-ada dan mencari-cari kesalahan.

“Inilah komitmen kami untuk mengatakan tidak pada korupsi, pembangunan yes,” tegas Kajati.

Pada kegiatan itu dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi oleh seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda Provinsi Gorontalo, serta masyarakat yang turut hadir pada kegiatan tersebut. Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2018 mengusung tema ‘Melangkah Pasti, Cegah dan Lawan Korupsi’ dengan beberapa tagline seperti ‘Berantas Korupsi Harga Mati’ dan Masyarakat Tanpa Korupsi, Indonesia Berprestasi’.*****

 

%d bloggers like this: